Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Kulonprogo memiliki kawasan pengembangan pariwisata sungai. Potensi tersebut berada di Bendungan Sapon. Sayang, kendati punya prospek menggiurkan kawasan tesebut hingga kini belum digarap dengan serius.
Bendungan Sapon berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah. Setahun lalu, tepatnya 29 Desember 2012, pemerintah setempat membuat gagasan sebuah desa wisata dengan memanfaatkan potensi Sapon sebagai latar belakang wahana wisata yang bakal dikembangkan.
Bendungan yang fungsi utamanya sebagai penyedia irigasi pertanian itu dianggap memiliki sisi eksotik apabila dikembangkan menjadi pariwisata sungai.
Di sekitar sungai sudah terdapat taman. Keberadaannya kerap menjadi sarana warga melewatkan sore hari ketika cuaca cerah sampai senja menjemput.
Melewatkan sore hari di Sapon memang terbilang cukup memberikan kenyamanan untuk sekadar mengusir rasa capek setelah melakukan rutinitas.
Sungai Progo cukup indah dipandang dari atas jembatan yang membentang. Mengarahkan pandangan ke sisi selatan, maka muara sungai yang membelah Kulonprogo dan Bantul itu kelihatan begitu luas. Sungai semakin melebar karena sudah sampai ke peraduan terakhir di Laut Selatan. Menerawang ke sebelah timur, terlihat aktivitas para pencari pasir di wilayah Bantul.
Sayang untuk mewujudkan konsep pariwisata sungai perlu anggaran yang tidak sedikit. Sementara konsep desa wisata jelas tidak mungkin bisa mengkaver untuk bisa totalitas mewujudkan konsep pariwisata sungai.
Desa wisata hanya bergantung pada kucuran dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang nominalnya hanya bernilai di bawah Rp100 juta. Masih jauh untuk mendanai gagasan pariwisata sungai yang perlu anggaran miliaran rupiah.
Sejauh ini konsep desa wisata belum bisa secara optimal mendatangkan animo besar dari masyarakat luas, tidak cuma warga lokal semata.
Baru-baru ini, pengelola desa wisata mendapatkan kucuran dana PNPM. Sejumlah sarana outbond pun coba dilengkapi pengelola, di antaranya flying fox, sarana petualangan anak dan sebagainya.
Pengelola berharap tambahan sarana tersebut bisa menarik keinginan masyarakat untuk berkunjung sekaligus ber-outbond di situ.
"Semoga saja ke depan bisa diminati pengunjung," papar Catur Suharjo, salah satu pengelola desa wisata, akhir pekan lalu.
Masih banyak yang bisa digali dari Sapon selain konsep pariwisata sungainya. Selama ini Lendah terkenal dengan sentra kerajinan batik terbesar di Kulonprogo.
Potensi tersebut sekaligus akan bisa saling mendukung perjalanan desa wisata ke depan.
Ajrudin Akbar, salah satu anggota DPRD Kulonprogo belum lama ini turut mengungkapkan penilaian positifnya terhadap Sapon.
Menurut dia, pesona Sapon bisa memberikan kontribusi menghidupkan roda perekonomian warga setempat, namun dengan catatan apabila keberadaannya sudah tergarap serius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
BMKG mendeteksi 696 hotspot di Kalsel pada 23 Agustus 2026. Sebanyak 29 titik masuk kategori tinggi dan risiko karhutla didominasi indikator tinggi.
Bantul memiliki indeks risiko bencana 96,02 dengan kelas sedang. Risiko gempa bumi tercatat tinggi berdasarkan IRBI 2025.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.
Acer Medical melihat Indonesia sebagai pasar potensial teknologi kesehatan AI untuk memperluas akses layanan, terutama di wilayah terpencil.
Pemkot Jogja memperkuat kewaspadaan warga melalui pos kamling sekaligus mendorong gotong royong, UMKM, dan pengelolaan sampah.