Purbaya: Pelaku Perugian Negara Akan Dikejar, Belajar dari Kasus Eddy
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Harianjogja.com, BANTUL- Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR) yang berpusat di Barat Daya Kebumen Jawa Tengah menyebabkan delapan bangunan di Bantul, DIY rusak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kerusakan terjadi di Dusun Kalangan dan Gegunung Desa Tirtohargo, Kretek, serta di Dusun Soge, Srigading Sanden Bantul. Wilayah ini tak berada jauh dari pesisir Pantai Selatan Bantul.
Di Kalangan, Tirtohargo, Kretek kerusakan menimpa rumah warga bernama Wardani dan Sarjowiyono. Kerusakan paling parah menimpa bangunan dapur rumah milik Wardani. Dapur berukuran 4x9 meter persegi tersebut rata dengan tanah.
Beruntung, enam orang penghuni rumah selamat, sebab saat kejadian tengah tidak berada di dalam rumah. "Saya lagi kerja pasang atap di rumah tetangga, anak-anak saya tempat keluarga," ungkap Wardani ditemui Sabtu (25/1/2014) sore.
Menurut Wardani, bangunan dapur rumahnya termasuk bangunan lama. Bangunan yang didomonasi material batu bata merah itu tak pernah direhabilitasi sejak gempa 2006. "Dulu waktu gempa dua ribu enam enggak rusak," tuturnya.
Sedangkan rumah milik Sarjowiyono rusak di bagian gudang. Di Dusun Gegunung, gempa juga merusak dapur dan gudang. Sedangkap di Dusun Soge, Srigading Sanden, gempa mengakibatkan rusak sedang dan ringan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka di sejumlah rumah rusak tersebut. Namun warga harus mengalami kerugian berupa hancurnya bangunan dan perkakas rumah tangga. "Beruntung kebanyakan sedang tidak di rumah," kata Kepala Dusun Kalangan Daldiri.
Jumat sore aparat dari TNI dan masyarakat beramai-ramai membersihkan puing bangunan. Komandan Kodim (Dandim) Letkol (Kav) Dedi Setiawan menyatakan, ia telah menginstruksikan anggotanya untuk menyebar ke delapan titik lokasi bencana guna evakuasi rumah rusak. "Kami juga sedang cek apakah ada kerusakan di lokasi lainnya," katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan, kerusakan rata-rata terjadi di dekat pesisir selatan Bantul. "Sebab gempa yang terjadi dilihat dari sumbernya dekat dengan pesisir," terang Dwi. (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pelaku yang merugikan negara akan terus dikejar hingga aset berhasil dipulihkan untuk negara.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 21 Juni 2026 didominasi cerah berawan. Simak suhu dan potensi hujan di DIY hari ini.
SPMB Bantul 2026 menunjukkan fenomena berbeda. Sejumlah SMP kekurangan pendaftar jalur prestasi khusus, sementara sekolah lain kebanjiran peminat.
Pemkab Bantul menata ulang Gumuk Pasir Parangtritis dengan mengubah rute jip wisata dan melanjutkan restorasi zona inti seluas 141 hektare.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru rute Tugu Yogyakarta-Palur lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan dan informasi perjalanan terkini.
SPMB SMP Jogja 2026 menghadirkan fitur ubah pilihan sekolah secara real time. Calon siswa bisa menyesuaikan pilihan selama pendaftaran berlangsung.