Rektor Unsoed dan Jejak Rp1,12 Miliar di PMB Jalur Mandiri
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
Ilustrasi dana bansos (JIBI/Solopos/Reuters)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo, Yusron Martofa menyatakan, DPRD tidak boleh mengajukan proposal susulan kepada eksekutif. Dia menandaskan, proposal yang boleh disahkan hanya proposal yang masuk dalam anggaran 2013.
"Eksekutif berhak menolak tegas jika ada proposal dadakan yang masuk. Itu jelas menyalahi aturan karena semuanya sudah diatur," ujarnya, Rabu (29/1/2014).
DPRD, kata dia, juga akan mencermati secara ketat atas pencairan dana proposal yang diajukan anggota Dewan. Yusron khawatir dana bantuan kepada masyarakat akan dipolitisasi anggota dewan yang akan kembali mencalonkan diri untuk periode mendatang.
"Itu dana bantuan murni untuk masyarakat, bukan sarana Anggota Dewan untuk cari muka," tegasnya.
Pos anggaran bantuan sosial kini menjadi salah satu yang item yang diperhatikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK bahkan mewanti-wanti kepada semua daerah untuk berhati-hati dalam menggunakan dana bantuan sosial mupun dana hibah.
Perhatian KPK ini berkaitan dengan bakal diselenggarakannya Pemilu pada 2014 nanti. KPK mengimbau agar dana ini tidak menjadi alat politik untuk kepentingan golongan tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Pidato Prabowo di Senayan menyoroti capaian ekonomi, investasi, MBG, kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan setelah 21 bulan pemerintahan.
Sebanyak 17 pengurus PSI Gunungkidul pindah ke NasDem. Mereka mengaku kecewa setelah tak lagi masuk dalam kepengurusan baru PSI.