Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hari pertama masuk kerja, Senin (17/2/2014), semua pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah kabupaten (pemkab) Gunungkidul langsung kerja bakti membersihkan abu vulkanik yang menyelimuti kantor.
Kerja bakti di kantor pemkab yang dimulai pukul 08.00 WIB ini mengerahkan kendaraan pemadam kebakaran, truk tanki milik Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta tanki Badan Penangglangan bencana Daerah (BPBD), untuk menyemprot debu vulkanik yang menebal di depan kantor. Sementara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kerja bakti di kantor masing-masing.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Budi Martono mengatakan, semua PNS melakukan kerja bakti sesuai instruksi bupati. Selain kantor pemkab, kantor kecamatan dan fasilitas umum lainnya juga diminta untuk kerja bakti.
Budi menjamin, selama kerja bakti, pelayanan publik tetap berjalan dan tidak terganggu karena ada beberapa PNS yang bertugas dibagian pelayanan. “Pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa,” kata Budi.
Sementara hingga hari keempat setelah diguyur abu vulkanik, Pemkab belum bisa menghitung kerugian akibat abu vulkanik. Proses pembersihan abu masih berlangsung di sejumlah ruas jalan utama, sekolah-sekolah, dan kantor-kantor instansi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Ledakan stasiun gas di Ras Laffan Qatar menewaskan 13 orang dan melukai 66 lainnya. Pemerintah pastikan bukan sabotase.
Kejari Sleman tahan anggota DPRD RA kasus korupsi hibah pariwisata 2020 dengan kerugian negara Rp10,95 miliar.
Munas NU 2026 bahas pengelolaan tambang. PBNU tetapkan aset 100% milik organisasi dan tekankan tata kelola berkelanjutan.
Sebanyak 12 tim dari 12 kota bersaing di MLSC All-Stars 2026 Kudus, ajang pembinaan sepak bola putri usia dini Indonesia.
Pemerintah targetkan 80% sampah tertangani 2029 lewat PSEL dan pemilahan dari sumber, dorong perubahan perilaku masyarakat.