Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mewacanakan pemindahan Monumen Tentara Pelajar (TP) yang saat ini berada di sebelah selatan Alun-alun Wates.
Rencana tersebut mengemuka untuk memantapkan proyeksi Kulonprogo menyabet gelar adipura pada 2015 mendatang.
Hasto menilai keberadaan Monumen Tentara Pelajar saat ini kurang bisa mendukung unsur keindahan taman alun-alun. Hal itu terjadi karena posisinya kurang dapat terlihat oleh publik. Di sisi lain rimbunnya pepohonan di sekitar monumen menjadikan keberadaannya asing bagi khalayak.
"Jadi konsep penataannya harus dipindah seiring dengan pengembangan taman di komplek kantor Sekretariat Daerah," ujar Hasto, baru-baru ini.
Bupati belum bisa memberikan gambaran persis untuk penataan di tempat baru nantinya. Hanya saja, melihat struktur pengembangan taman, besar kemungkinan monumen itu akan digeser ke sisi selatan Jalan Perwakilan. Artinya monumen akan menyatu dengan taman yang baru.
Realisasinya, lanjut dia, adalah pada 2014 ini sehingga pada 2015 sudah bisa memberi kontribusi positif untuk penilaian adipura.
Kendati begitu, Hasto belum mengetahui benar kapasitas monumen itu termasuk benda cagar budaya atau tidak. Jika termasuk benda cagar budaya, tentu tidak akan dipindah. Pihaknya hanya akan melakukan upaya mempercantik kawasan sekitar taman sehingga keberadaannya dapat terlihat jelas.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana menyatakan Monumen TP tidak termasuk bangunan cagar budaya sehingga bisa dipindah keberadaannya.
"Monumen itu umurnya belum ada 50 tahun, jadi tidak termasuk bangunan cagar budaya. Dibangun baru pada 1990-an ketika saya awal jadi pegawai di sini," terang Eko saat dikonfirmasi terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.