BPS Jelaskan Arti Desil 1-10 dalam DTSEN, Ini Kriterianya
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Tak rela meninggalkan istri dan anak, begitu KPH Yudanegara yang baru saja punya momongan buah perkawinannya dengan GKR Bendara. Berikut laporan Wartawan Harian Jogja Andreas Tri Pamungkas dari curahan isi hati KPH Yudanegara.
Seminggu lagi, izin cuti kuliah S3-nya di University Yamaguchi Jepang habis. Praktis, mau tak mau ia harus terbang meninggalkan Jogja. Demi menunggui istrinya melahirkan, Staf Subtansi Komunikasi Politik Sekretariat Wakil Presiden itu sebelumnya mengambil cuti kuliah selama sebulan.
Namun seiring kebahagian mendapatkan momongan, pria bernama asli Achmad Ubaidilah ini merasa cuti kuliahnya itu masih saja kurang.
Karenanya, pria yang akrab dipanggil Ubay ini mencoba untuk memperpanjang cutinya tersebut dengan mengirimkan surat permohonan ke profesornya lewat email. Namun sampai Minggu (9/3/2014) kemarin, ia belum mendapatkan surat balasan.
“Maunya sampai tanggal 20 sekian. Baru senang- senangnya ini,” ujar pria berdarah Lampung ini.
Sepulangnya Raden Ajeng Nisaka Irdina Yudanegara, begitu nama putri pertamanya itu ke kediaman Kraton Kilen 4 Maret lalu dari Rumah Sakit Sardjito, Ubay mengaku berbagi tugas dengan GKR Bendara yang bernama kecil Gusti Raden Ajeng Nurastuti Wijareni.
“Kalau malam Reni nyusui, saya gantiin popok,” katanya.
Ketika malam, Ubay tidak bisa terlelap lama dari tidurnya. Begitu mendengar suara tangisan Irdi, nama panggilan putrinya, ia harus bergegas bangun. Bahkan tidak tidur sekalipun dilakoninya. "Bisa tidur dua jam tiga jam sudah syukur..he.. he,” ujarnya.
Disetujui atau tidak perpanjangan cuti oleh profesornya, Ubay mau tak harus bersiap meninggalkan Jogja kembali ke Jepang agar target kuliahnya selesai 2016 tercapai. Segala macam kebutuhan perlengkapan bayi yang dirasanya kurang, ia siapkan.
Baju bayi, salah satunya. Baju yang sudah disiapkan ternyata tak semuanya bisa bertahan lama. Baru satu dua hari dipakaikan, sudah terlihat tak muat lagi buat Irdi, karena pertumbuhannya yang cepat.
"Belum tahu berapa berat badanya sekarang, tapi kalau digendong berasa [tambah berat],” ungkap Ubay. Saat lahir 1 Maret lalu, berat badan Irdi 3,3 kilogram.
Minggu siang kemarin, Ubay menjelajahi Kota Jogja untuk memenuhi kebutuhan sang anaknya itu. Tidak hapal jalanan di Jogja, ia mengandalkan global positioning system (GPS) untuk dapat menemukan toko perlengkapan bayi yang menjadi tujuannya.
Ubay juga mengaku tak eman dengan uang kalau memang harus bolak-balik Jepang-Jogja nantinya. “Kalau enggak ada [uang] ya diada-adain,” ujarnya berkelakar.
Kelak, saat Irdi berusia enam bulan, ia berencana memboyong putrinya itu ke Jepang tinggal di rumah kosnya yang berukuran sekitar 6x6 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Johann Zarco comeback di MotoGP Aragon 2026 usai 3 bulan absen. Lolos pemeriksaan medis, siap balapan. Namun, harus jalani penalti double long lap.
WhatsApp rilis 3 fitur keamanan baru: password 2FA alfanumerik, multi-passkey, dan info panggilan dari nomor tak dikenal. 1 miliar pengguna sudah aktifkan passk
Vilmei kembali menjadi sorotan setelah kasus dugaan penggelapan dana. Simak profil Meicy Villia Kalangi dan perjalanan kariernya dari TikTok hingga bisnis.
Jadwal bola malam ini 28-29 Agustus 2026: Bayern vs Stuttgart, Lille vs PSG, AC Milan vs Venezia, Crystal Palace vs Man City, dan Al Nassr. Simak jadwal lengkap
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.