PELABUHAN TANJUNG ADIKARTA : Nelayan Kulonprogo Siap Operasikan Kapal 30 Gross Ton

Senin, 10 Maret 2014 14:44 WIB
PELABUHAN TANJUNG ADIKARTA : Nelayan Kulonprogo Siap Operasikan Kapal 30 Gross Ton

Bisnis/Alby Albahi Sejumlah kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta ,Senin(17/12). Kapal berbendera Merah Putih yang melayani pelayaran internasional mulai mengalihkan pendaftaran kepemilikan kapalnya di Singapura untuk menggunakan bendera kapal asing guna menghindari sanksi internasional dikarenakan hingga saat ini Pemerintah RI belum juga meratifikasi aturan mengenai ship manning agency dan ratifikasi Maritime Labour Convention (MLC) atau konvensi pekerja maritim.

Harianjogja.com, KULONPROGO—Nelayan di pantai selatan Kulonprogo siap mengoperasikan kapal berkapasitas 30 gross ton jika pelabuhan Tanjung Adikarta sudah beroperasi. Kini kapal tersebut masih beroperasi di Cilacap.

Sekretaris Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Bogowonto Desa Jangkaran, Suroto, menyatakan kelompoknya siap mengoperasikan kapal Inkamina bantuan Pemerintah Pusat pada 2011 tersebut.

“Kami siap membawa kapal Inkamina ke Karangwuni jika pelabuhan sudah beroperasi," paparnya belum lama ini.
Kapal ini diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan. Pelabuhan ini juga bakal menjadi tempat kapal kapal berukuruan besar.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Kepenak) Kulonprogo, Endang Purwaningrum mengatakan, nantinya kapal-kapal yang akan berlabuh di Tanjung Adikarta juga harus izin sampai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) jika kapasitas kapal lebih dari 100 grosston (GT).

Kapal-kapal nelayan Kulonprogo bantuan dari pemerintah yang saat ini berada di luar daerah diharapkan juga kembali ke Kulonprogo setelah beroperasinya Tanjung Adikarta.

Setidaknya, lanjut Endang, ada tiga kapal bantuan pemerintah bagi kelompok nelayan Kulonprogo yang saat ini berada di luar daerah. Tiga kapal tersebut terdiri dari dua kapal inkamima 30 GT yang ada di Cilacap dan Pantai Sadeng, Gunungkidul, serta kapal berkapasitas 40 GT di Pacitan.

“Sudah kami sampaikan kepada kelompok nelayan, dengan beroperasinya Pelabuhan Tanjung Adikarto kapal-kapal ini diharapkan kembali ke Kulonprogo. Mereka juga mengatakan siap kembali ke Kulonprogo,” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online