RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pekerja melipat kertas surat suara yang akan digunakan untuk Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Jateng, di Kantor KPU, Solo, Jumat (10/5/2013). Dalam pelipatan, ditemukan sejumlah surat suara yang rusak karena buruknya kualitas cetakan. (JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul menyebutkan jumlah surat suara untuk Kabupaten Bantul yang nyasar ke Gunungkidul jumlahnya ada 410 lembar surat suara.
“Surat suara untuk Bantul ditemukan di antara lembaran kotak surat suara untuk Gunungkidul. Ada juga yang ditemukan satu bendel yang isinya 100 lembar untuk Bantul semua,” ujar anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho, Senin (10/3/2014).
KPU sudah memisahkan surat suara milik Bantul itu sejak Sabtu (8/3) lalu. Hari itu, ada lembar surat suara DIY 3 (wilayah Bantul) masuk dalam boks DIY 7 (Gunungkidul).
“Jumlah pastinya masih dalam penghitungan,” ujar anggota KPU Gunungkidul, Is Sumarsono, saat itu. Surat akan diserahkan ke KPU DIY.
Sampai hari kelima proses pelipatan surat suara, kemarin KPU menemukan 500 lembar surat suara yang rusak karena kotor, sobek dan tintanya pudar. Surat suara rusak akan dilaporkan setelah proses pelipatan surat suara selesai pada 14 Maret mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Kamis 25 Juni 2026 didominasi cerah hingga cerah berawan, dengan potensi kabut di sejumlah wilayah perbukitan.
PLTMH Kedungrong di Samigaluh membuat warga tetap menikmati listrik saat pemadaman PLN. Biaya murah dan mampu melayani 50 KK.
Kompor Tuwanggana di Giwangan mengubah limbah ranting menjadi energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan sampah organik perkotaan.
Kuota transmigrasi Bantul 2026 turun drastis. Dari tiga KK pada tahun lalu, kini hanya satu KK yang mendapat kesempatan berangkat.