30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Target anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul untuk menyelesaikan rancangan peraturan daerah inisiatif berantakan karena masa kampanye Pemilu 2014.
Penyebabnya, mayoritas wakil rakyat saat ini sibuk mengampanyekan partai dan dirinya sendiri untuk sukses di Pemilu.
“Baru dua raperda yang sudah diparipurnakan, sisanya belum tahu kapan dibahas lagi,” kata anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Ari Siswanto, Selasa (25/3/2014).
Seluruhnya ada empat raperda yang ditarget selesai bulan ini menjadi peraturan daerah.
Raperda-raperda itu meliputi Badan Usaha Milik Daerah Pertanian, BUMD Pengadaan Barang dan Jasa, BUMD Kepariwisataan dan BUMD Penyelenggaraan Pendidikan. Ari mengaku kesibukan mayoritas wakil rakyat membuat dirinya mesti bergantian jaga ruang komisi untuk menemui masyarakat yang datang.
Dia mengaku belum tahu kapan pembahasan raperda kembali digelar. Ari hanya menunggu keputusan Badan Musyawarah (Bamus).
“Kami [Komisi C] sih tergantung Bamus sebenarnya. Kapan rapat diagendakan, ikut saja,” ucap politisi dari Partai Keadilan Sejahtera itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Veda Ega Pratama menjalani Q1 Moto3 Aragon 2026 pada Sabtu sore. Pebalap asal Gunungkidul wajib masuk empat besar untuk lolos ke Q2 dan memperbaiki posisi start
Jepang resmi memasuki musim flu 2026 lebih awal. Sebanyak 4.094 kasus terdeteksi dalam sepekan, menjadikannya awal musim flu tercepat kedua sejak 1999.
Komdigi menjembatani Yogi dengan Telkomsat dan Starlink agar penyediaan internet di Mentawai dapat dilakukan secara legal dan berizin.
Truk dump kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Sabtu pagi. Sopir dan penumpang luka setelah truk menabrak tiang telepon dan masuk parit.
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.