Top Ten News Harianjogja.com Edisi Sabtu 25 Juli 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Ilustrasi penyimpangan keuangan negara (JIBI/Solopos.com/Dok.)dokumen
Harianjogja.com, SLEMAN- Warga Dusun Kronggahan, Trihanggo, Gamping dengan tegas menolak politik uang.
Pemuda di dusun ini memasang spanduk salah satunya berbunyi 'Jangan rusak kampungku dengan amplopmu, kampungku bersih tanpa amplop putih'. Sebanyak 30 spanduk penolakan money politics digelar di dusun ini dengan lima jenis kalimat berbeda.
Tertata di pagar-pagar dengan ukuran panjang tiga meter lebar 90 sentimeter. Ada juga yang berukuran panjang empat meter dengan lebar 90 sentimeter.
Mereka memasangnya sudah sebulan silam. Warga di dusun ini sudah bosan dengan janji manis para caleg yang membagikan uang di pemilu sebelumnya. Saat mewakili di kursi DPRD justru tak memikirkan rakyat lagi.
Mereka lebih getol berpikir mengembalikan modalnya dalam berpolitik. Melalui permainan proyek yang berdampak pada kerugian negara dan daerah.
"Itu murni dari pemuda, masang spanduk anggaran juga pemuda Kronggahan. Kami tegas menolak money politics," ucap Anto Sudadi, Kepala Dusun Kronggahan II, Trihanggo kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.