Rute dan Jadwal Transportasi Wisata KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 22 September
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Ilustrasi penyimpangan keuangan negara (JIBI/Solopos.com/Dok.)dokumen
Harianjogja.com, SLEMAN- Warga Dusun Kronggahan, Trihanggo, Gamping dengan tegas menolak politik uang.
Pemuda di dusun ini memasang spanduk salah satunya berbunyi 'Jangan rusak kampungku dengan amplopmu, kampungku bersih tanpa amplop putih'. Sebanyak 30 spanduk penolakan money politics digelar di dusun ini dengan lima jenis kalimat berbeda.
Tertata di pagar-pagar dengan ukuran panjang tiga meter lebar 90 sentimeter. Ada juga yang berukuran panjang empat meter dengan lebar 90 sentimeter.
Mereka memasangnya sudah sebulan silam. Warga di dusun ini sudah bosan dengan janji manis para caleg yang membagikan uang di pemilu sebelumnya. Saat mewakili di kursi DPRD justru tak memikirkan rakyat lagi.
Mereka lebih getol berpikir mengembalikan modalnya dalam berpolitik. Melalui permainan proyek yang berdampak pada kerugian negara dan daerah.
"Itu murni dari pemuda, masang spanduk anggaran juga pemuda Kronggahan. Kami tegas menolak money politics," ucap Anto Sudadi, Kepala Dusun Kronggahan II, Trihanggo kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.