RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilu anggota Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY dan DPRD Gunungkidul yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Gunungkidul tidak berubah.
Komposisi tiga besar perolehan suara untuk DPRD Gunungkidul tetap diduduki Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Amanat Nasional dan Partai Golkar. Sama seperti hasil rekapitulasi dari laporan 18 kecamatan.
“Setelah penetapan [semalam], akan kami sampaikan ke publik,” ujar anggota KPU Gunungkidul, Is Sumarsono, Minggu (20/4/2014).
Menurut dia, rekapitulasi suara yang dilakukan KPU tidak jauh berbeda dengan hasil di tiap kecamatan, yang hasilnya sudah dimiliki masing-masing saksi partai politik dalam form C1.
Untuk tingkat DPRD Gunungkidul, PDIP meraup 114.659 suara, disusul PAN dengan 61.954, dan Golkar 60.990. Di tingkat DPRD DIY juga ditempati PDIP dengan 122.762 suara, PAN 66.198 dan Golkar 55.826.
Perolehan suara untuk DPR juga didominasi PDIP dengan 99.928 suara, PAN 78.517, Golkar 56.875 dan Gerindra 53.582 sementara perolehan suara DPD ditempati GKR Hemas dengan 197.256 suara, meninggalkan jauh pesaing Bambang Eko Prabowo di urutan kedua dengan 45.101 suara dan Cholid Mahmud di urutan ketiga dengan 29.495 suara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.