KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Suasana pemungutan suara ulang Pemilu 2014 di TPS 3 Desa Beji, Kecamatan Andong, Boyolali, Jumat (11/4/2014). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, BANTUL–Meskipun rekapitulasi perolehan suara pemilu belum mencapai final, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul sudah memprediksi tingkat partisipasi politik masyarakat pada Pemilu 9 April lalu cukup bagus. Angka partisipasi politik masyarakat Bantul diatas target semula ditetapkan yakni menembus kisaran 80%.
“Belum mencapai angkat final. Tapi prediksi kami partisipasi politik masyarakat Bantul akan menembus 80 persen,” kata Anggota KPU Bantul Titik Istiyawatun Khasanah, Senin (21/4/2014).
Prediksi partisipasi politik 80% tersebut diperoleh dari hasil pengamatan langsung KPU pada hari pemungutan suara di tingkat TPS serta perhitungan sementara yang sudah masuk. “Kami optimistis bisa mencapai target partisipasi 80 persen,” imbuh Titik.
Ia menjelaskan, untuk bisa mengetahui angka pasti tingkat partisipasi politik secara akurat hendaknya menunggu sampai hasil rekapitulasi selesai 100%.
Hingga Senin (21/4/2014) pukul 16.00 WIB kemarin rekapitulasi masih dilakukan untuk empat kecamatan meliputi Imogiri, Sewon, dan Kasihan dan Pandak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.
LPSK memberikan pelindungan kepada FH, saksi kasus Febrie Adriansyah, karena menilai ada potensi ancaman meski belum nyata.
Penonton Solo dan Yogyakarta menjadi salah satu saksi pertama kemegahan film Operasi Pesta Copet, yang menjalani proses syuting di tengah festival musik