Rumah Penyimpan Ratusan Botol Miras di Semarang Terbakar
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Haraianjogja.com, KULONPROGO— Pemkab Kulonprogo mendapatkan jatah dana keistimewaan sebesar Rp29 miliar dari total anggaran Rp523 miliar. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan fisik dan nonfisik perihal dengan kegiataan kebudayaan.
"Kami saat ini sedang mempelajari dan menyinkronkan antara dokumen pelaksanaan anggaran [DPA] dengan Peraturan Gubernur yang berkaitan dengan tata cara mekanisme pencairan, perencanaan dan pengelolaan dana istimewa," kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/4/2014).
Menurut dia, sinkronisasi itu penting supaya saat pencairan dan penggunaan dana tersebut tidak menyalahi aturan. Maka, sebelum dana tersebut dicairkan dilakukan hal tersebut agar tidak menimbulkan masalah kelak di kemudian hari.
"Kami harus sesuaikan dengan kedua pedoman tersebut. Apalagi, pelibatan kabupaten-kota dalam pengelolaan danais merupakan suatu hal yang baru, karena baru pertama kalinya," ungkapnya
.
Menurut Eko, sapaan akrabnya, proses pencairan dana tersebut tidak diberikan sekali. Namun, diberikan sama seperti di Pemda DIY, yakni pencairannya dilaksanakan dalam tiga termin.
"Kulonprogo dapat Rp29 miliar, termin pertama 25 persen, kedua 55 persen dan di termin yang terakhir akan diberikan sisa 20 persen dari total anggaran yang ada," sebut dia.
Adapun dana tersebut nantinya akan digunakan untuk revitalisasi bangunan cagar budaya seperti Jembatan Duwet, Kalibawang, Balai Agoeng, dan Markas Besar TB Simatupang. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk penguatan desa budaya.
"Saat ini ada 12 desa budaya yang terdaftar. Dengan turunnya dana itu, maka akan diperuntukan untuk penguatan kegiatan budaya di sana, sehingga kesenian atau budaya yang ada tetap terpelihara," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Marc Marquez juara MotoGP Aragon 2026 dan naik ke posisi kedua klasemen. Ia kini hanya tertinggal 20 poin dari Jorge Martin.
Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Senin (31/8/2026), setelah membuka muktamar pada Kamis.
DPRD DIY menyoroti perubahan desil DTSEN yang dinilai dapat mengancam bantuan warga miskin dan meminta verifikasi data diperkuat.
PQN Jateng 2026 mencatat 33.087 transaksi QRIS senilai Rp149,78 juta. Edukasi digital menyasar kampus, sekolah hingga transportasi.
DPRD Sleman mendorong pembudidaya ikan beralih dari cara tradisional ke teknologi untuk meningkatkan produktivitas di tengah keterbatasan lahan.