Prabowo Minta Tepung Singkong Diproduksi Skala Besar untuk Padamkan Karhutla
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Harianjogja.com, SLEMAN—Lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sleman resmi memiliki dua kepala dinas baru. Pustopo diangkat menjadi Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), sementara Dinas Pendapatan Daerah akan dipimpin Harda Kiswaya.
Kedua orang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris di masing-masing dinas bersangkutan, dilantik sebagai kepala dinas oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, Kamis (24/4/2014).
Kepada Pustopo, Sri Purnomo berpesan agar pelayanan pembinaan Usaha Kecil Mikro (UKM) di Sleman ditingkatkan. “Kepala Dinas Perindagkop juga perlu meningkatkan kontrol kualitas produk-produk yang dihasilkan Sleman serta melakukan inovasi sehingga dapat bersaing,” ujarnya.
Peningkatan kualitas menjadi begitu penting mengingat era perdagangan bebas ASEAN akan diterapkan pada 2015 nanti.
Kebijakan dan strategi khusus harus segera diformulasikan. “Penguatan terhadap standarisasi produk sesuai SNI, pengemasan produk, peningkatan infrastruktur, fasilitas serta layanan harus ditingkatkan agar kita terus mampu bersaing dengan produk-produk luar Sleman,” ungkap Sri Purnomo.
Keberadaan UKM dan usaha ekonomi kreatif berkembang pesat di Sleman. Sebagai sara penggerak roda perekonomian masyarakat, diperlukan pendataan dan penataan yang lebih baik. Sri Purnomo mengatakan Dinas Perindagkop bertugas mengembangkan jejaring pasar dan kerjasama dengan berbagai institusi peduli dengan eksistensi produk lokal dan pasar tradisional.
Sementara itu Harda Kiswaya juga mendapat masukan terkait pengelolaan pajak. Dia diimbau agar senantiasa berkoordinasi dan bersinergi dengan SKPD lain dalam melakukan penarikan retribusi dan pajak. Dengan demikian, upaya penataan, penegakan aturan, dan peningkatan pendapatan tidak menimbulkan permasalahan baru.
“Contohnya, PKL [pedagang kaki lima] yang di luar lokasi legal ketika ditertibkan seringkali merasa sudah berada di area yang berizin karena merasa telah membayar retribusi sampah setiap harinya,” jelas Sri Purnomo.
Meski demikian, menurut Sri Purnomo tidak semua kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat memperlihatkan hasil pada tahun yang sama. “Manfaatnya bisa baru dirasakan beberapa tahun kemudian. Oleh karena itu semua SKPD harus berorientasi ke depan dalam memformulasikan kebijakan teknis,” katanya.
Selain Pustopo dan Harda Kiswaya sebagai pejabat eselon IIB, puluhan pejabat eselon lain juga dilantik di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis pagi. Mereka terdiri dari lima pejabat eselon IIIA, 14 pejabat eselon IIIB, 23 pejabat eselon IVA, dan empat pejabat eselon IVB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Chelsea menang 4-3 atas Brighton pada pekan kedua Liga Inggris 2026/27. Emiliano Martinez debut dan Cole Palmer mencetak gol penentu.
PBNU masa khidmah 2021-2026 resmi demisioner dalam Muktamar ke-35 NU. Kiai Miftachul Akhyar meminta maaf dan berharap khidmah berakhir husnul khatimah.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja
Beasiswa Santri Baznas 2026 dibuka untuk 2.500 santri dhuafa berprestasi. Setiap penerima mendapat bantuan Rp4 juta dan pembinaan.