Viral Penembakan di Semarang, Ini Fakta Baru dan Motif Pelaku
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Harianjogja.com, JOGJA- Di lingkungan Kraton Ngayogyakarta, KPH Wironegoro, mantu pertama Sri Sultan Hamengku Buwono X gagal melaju ke Senayan. Partai Gerindra sebagai motor politiknya hanya mendapatkan jatah satu kursi dan sudah diraih Andika Pandu.
“Kami menerima dengan legawa,” ujar Wironegoro, Jumat (25/4/2014).
Suami GKR Pembayun itu mengatakan, hal terpenting adalah, selama kampanye, dia sudah memberikan pemahaman Keistimewaan DIY kepada masyarakat, yang sebenarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
“Toh, kami sudah punya wakil di DPRD DIY [KPH Purbodiningrat, suami GKR Maduretno] dan mertua di DPD.”
Suami dari GKR Pembayun ini juga tidak mempermasalahkan caleg Gerindra yang melenggang ke Senayan. Meski caleg Gerindra yang sukses menduduki kursi DPR dari Dapil DIY bukan merupakan warga asli DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Ojol demo serentak di Jogja dan 16 kota, tuntut kenaikan tarif hingga UU transportasi online. DPRD DIY siap bahas regulasi.
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Pisang bertandan ganda di Gunungkidul menarik perhatian. Pemkab siap kembangkan jadi varietas unggulan.
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.