Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Pemungutan suara (JIBI/Solopos/Dok)
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk memenangkan pencapresan Joko Widodo (Jokowi), Dewan Pengurus Daerah PDIP DIY menarget dapat meraup 55% atau 1,1 juta lebih suara. Pengurus partai mengklaim dukungan kepada Jokowi terus mengalir dari elemen non-partai, termasuk dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Jakarta.
Sekretaris DPD PDIP Bambang Praswanto di Kantor DPD PDIP DIY mengatakan Kagama Jakarta resmi dukung Jokowi. Menurut dia, alumnus UGM itu telah menggelar pertemuan sebagai dukungan terhadap Jokowi di sebuah resto Sari Kuring, BSD City Jakarta. Sedangkan untuk Kagama di Jogja, ia mengatakan belum ada bentuk wujud dukungan massif yang resmi.
"Dukungan itu baru diberikan oleh alumnus Fakultas Kehutanan. Malah, dukungan juga ada langsung dari mahasiswa kedokteran. Namun secara personal,kalangan akademisi UGM memberikan dukungan pada Jokowi," jelasnya, Kamis (8/5/2014).
Ketua Komisi III Majelis Amanat UGM ini menyimpulkan dukungan itu diberikan saat ia harus izin meninggalkan rapat majelis amanat akhir pekan lalu untuk mendampingi agenda Jokowi mengunjungi museum Ki Hadjar Dewantara. Bentuk dukungan non-partai itu diharapkan dapat memenuhi target 55%.
Sebab dalam pileg kemarin, meski PDIP unggul, partai moncong putih itu hanya meraup 27,7% atau hanya 570.531 dari seluruh suara partai. Terlebih PKB belum memberikan dukungan resmi pada pencapresan Jokowi, sedangkan partai itu memiliki jumlah suara 129.943. Adapun koalisi PDIP dengan Nasdem di DIY, dari perolehan suara partai di Pileg, nasdem menambah suara 107.433.
Selain dari kalangan akademisi, terakhir dukungan pencapresan Jokowi datang dari sekolompok masyarakat yang mengatasnamakan Bara Jokowi Presiden (JP), Pil Jokowi dan Gong Jokowi. Bambang menguraikan, mereka yang memberikan dukungan itu nantinya dapat bergabung dalam Tim Pemenangan Jokowi. Tim tersebut dibentuk bukan atas nama partai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
DPR mendesak BGN menangani serius korban keracunan MBG, termasuk memastikan perawatan hingga pulih dan menanggung biaya pengobatan.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Sekitar 52 hektare sawah Banaran, Kulonprogo, bera akibat krisis air. Petani kini menerapkan pola tanam padi bergilir sambil menunggu hujan.
Korban longsor salju di Gunung Mizhirgi, Rusia, bertambah menjadi 13 orang. Empat pendaki masih hilang dalam pencarian di Ngarai Bezengi.