BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Pemungutan suara (JIBI/Solopos/Dok)
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk memenangkan pencapresan Joko Widodo (Jokowi), Dewan Pengurus Daerah PDIP DIY menarget dapat meraup 55% atau 1,1 juta lebih suara. Pengurus partai mengklaim dukungan kepada Jokowi terus mengalir dari elemen non-partai, termasuk dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Jakarta.
Sekretaris DPD PDIP Bambang Praswanto di Kantor DPD PDIP DIY mengatakan Kagama Jakarta resmi dukung Jokowi. Menurut dia, alumnus UGM itu telah menggelar pertemuan sebagai dukungan terhadap Jokowi di sebuah resto Sari Kuring, BSD City Jakarta. Sedangkan untuk Kagama di Jogja, ia mengatakan belum ada bentuk wujud dukungan massif yang resmi.
"Dukungan itu baru diberikan oleh alumnus Fakultas Kehutanan. Malah, dukungan juga ada langsung dari mahasiswa kedokteran. Namun secara personal,kalangan akademisi UGM memberikan dukungan pada Jokowi," jelasnya, Kamis (8/5/2014).
Ketua Komisi III Majelis Amanat UGM ini menyimpulkan dukungan itu diberikan saat ia harus izin meninggalkan rapat majelis amanat akhir pekan lalu untuk mendampingi agenda Jokowi mengunjungi museum Ki Hadjar Dewantara. Bentuk dukungan non-partai itu diharapkan dapat memenuhi target 55%.
Sebab dalam pileg kemarin, meski PDIP unggul, partai moncong putih itu hanya meraup 27,7% atau hanya 570.531 dari seluruh suara partai. Terlebih PKB belum memberikan dukungan resmi pada pencapresan Jokowi, sedangkan partai itu memiliki jumlah suara 129.943. Adapun koalisi PDIP dengan Nasdem di DIY, dari perolehan suara partai di Pileg, nasdem menambah suara 107.433.
Selain dari kalangan akademisi, terakhir dukungan pencapresan Jokowi datang dari sekolompok masyarakat yang mengatasnamakan Bara Jokowi Presiden (JP), Pil Jokowi dan Gong Jokowi. Bambang menguraikan, mereka yang memberikan dukungan itu nantinya dapat bergabung dalam Tim Pemenangan Jokowi. Tim tersebut dibentuk bukan atas nama partai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong