Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Harianjogja.com, JOGJA – Banyaknya ajang pencarian bakat di televisi, membuat sejumlah anak baru gede (ABG) ingin meraih popularitas dengan jalan pintas. Tak jarang, situasi itu dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan. Seperti yang terjadi di Kota Jogja.
Bermodus menjadikan pelajar menjadi bintang, seorang agen pencari model abal-abal menipu puluhan siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Jogja.Akibatnya sejumlah ABG itu kehilangan harta benda seperti perhiasan, telepon selular (ponsel), dompet dan sepeda motor.
Lina Ramadiawati, 16, seorang korban mengungkapkan awalnya ia didatangi pria yang mengaku bernama Wawan ke sekolahnya. Pria itu mengaku sedang mencari model wanita untuk majalah dan kalender. Dirinya tak menyangka, pria yang berpenampilan necis itu dapat menipu. Untuk meyakinkan korban, pelaku sempat menemui guru sekolah dan meminta izin. Akhirnya banyak siswi yang berbondong-bondong untuk mendaftar karena tidak dipungut biaya dan terpedaya bujuk rayu pelaku. Setelah diadakan seleksi awal, terpilihlah 25 siswi dari Kelas XI dan XII.
“Kami sih senang aja waktu ditawarin jadi model,” kata Lina saat melapor di Markas Polres Kota Jogja, Senin (12/5/2014) siang.
Pelaku datang ke sekolah pada Sabtu (10/5/2014) sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah pendaftaran korban kemudian dijanjikan akan dipotret dengan mengambil lokasi di Ambarrukmo Plaza (Amplaz) kesokan harinya. Setelah itu, juga dijanjikan akan dilatih keterampilan menari.
Namun sebelum pemotretan, korban disuruh make up di salah satu salon rias di Jogja. Pelaku juga menyewa dua kendaraan travel untuk mengangkut korban ke lokasi pemotretan. Namun sebelum berangkat ke lokasi pemotretan, korban disuruh untuk mengumpulkan semua perhiasan, dompet dan ponsel dengan dalih agar tidak repot.
“Ponsel, dompet, uang perhiasan dan kunci motor dikumpulkan dalam satu tas yang dibawa pelaku. Setelah ditunggu beberapa jam di Amplas seperti yang dijanjikan, pelaku tak kunjung datang. Akhirnya kami melapor polisi, Minggu (11/5/2014) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Badan Geologi bergabung ke BMKG dinilai dapat mempercepat peringatan dini bencana dan mengurangi duplikasi kerja serta hambatan data.
Bupati Magelang mengapresiasi kinerja Bank Bapas 69 yang menjaga NPL sekitar 5 persen dan terus mendorong pembiayaan UMKM.
Malaysia menyiapkan aset untuk membantu pemadaman karhutla di Indonesia, tetapi masih menunggu konfirmasi dan izin dari pemerintah Indonesia.
Dishub Jogja menjaring 24 kendaraan dalam operasi gabungan di Jalan Bantul. Mayoritas pelanggaran terkait masa berlaku uji KIR.
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY resmi membuka Yogyakarta Komik Week 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Selasa (8/9/2026).