NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Harianjogja.com, JOGJA - Tiga gubernur memberikan lecutan motivasi dalam pelantikan pengurus baru alumni Gerakan Mahasiwa Nasional Indonesia (GMNI) periode 2014 - 2018 di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama, Kamis (15/5/2014).
Mereka yakni, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Sukarwo.
Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono menekankan tentang trisakti jiwa proklamasi sebagaimana yang pernah dicetuskan Bung Karno semasa perjuangan kemerdekaan. Sultan mengungkapkan, dalam tahun politik seperti saat ini sangat berbahaya jika salah memilih figur pemimpin.
Khawatirnya, trisakti jiwa proklamasi hanya tetap berhenti dalam ingatan waktu belaka. Untuk itu, menurut Sultan, hendaknya PA GMNI mampu merumuskan trisakti jiwa itu menjadi program pemberdaulatan secara komprehensif dalam semua bidang sektor berbangsa dan bernegara.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam orasi kebangsaannya berpesan agar GMNI tetap eksi di tengah perubahan iklim kenegaraan seperti saat ini.
Ganjar menekankan agar istilah mati segan, hidup pun tak mau jangan sampai tersemat kepada GMNI pada era sekarang ini. Dia menekankan pemuda dan mahasiswa tetap menjadi ikon pendobrak kemajuan bangsa.
Terkait itulah, pemuda harus tetap diberi kesempatan mencari jati diri dan menjadi dirinya sendiri secara alamiah, tanpa konsesi dan kooptesi penguasa untuk kepentingan kaum tua.
"Mengingat matinya politik pemuda saat ini dalam menentukan keberlangsungan bangsa maka seharusnya pola hubungan patron-klien, senior-junior, tua-muda perlu diubah menjadi pola kesetaraan yang saling menghormati dalam proses kaderisasi," demikian papar dia dalam orasi kebangsaan.
Adapun pelantikan PA GMNI itu sekaligus melantik pengurus cabang GMNI se-DIY.
Ketua Panitia Pelantikan PA GMNI, Sumarjono berharap kepengurusan baru dapat menjadi wadah perjuangan alumni GMNI di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.