GERAKAN CINTA PANGAN LOKAL : Mahasiswa Kampanyekan Pangan Lokal

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Senin, 19 Mei 2014 18:51 WIB
GERAKAN CINTA PANGAN LOKAL : Mahasiswa Kampanyekan Pangan Lokal

JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala PNS memilih olahan pangan lokal saat digelar bazar di Pendapi Gedhe Balai Kota Solo, Senin (21/4). Bazar untuk memperingati hari kartini tersebut diikuti oleh sejumlah kelompok binaan UKM.

Harianjogja.com, JOGJA-Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus ternama di Jogja turun ke jalan di Titik Nol Kilometer, Minggu (18/5/2014). Aksi tersebut sebagai kampanye agar masyarakat mencintai panganan lokal. Mahasiswa ini melakukan berjalan kaku dari gedung DPRD Provinsi menuju Simpang Empat Kantor Pos Besar sambil membawa poster
bertuliskan Go Pangan Lokal.

Ilham Firmansyah, koordinator aksi Go Pangan Lokal mengungkapkan kampanye mencintai panganan lokal yang
dilakukannya sebagai bentuk keprihatinan karena akhir-akhir ini panganan lokal kian ditinggalkan. Justru menjamur
makanan siap saji dan restoran waralaba asing.

Menurut Ilham, pada 2013 lalu dari hasil riset masyarakat ilmuan teknologi Indonesia (MITI) menunjukkan bahwa
restoran waralaba asing memiliki pelanggan setia lima kali sebulan sebanyak 72,4%. Sementara frekuensi
kunjungan ke restoran waralaba lokal yang lebih dari lima kali berkunjunga hanya 38,4%. Riset tersebut diakuinya
dilakukan di empat kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jogja, dengan melibatkan 500
responden. “Akhir-akhir ini kecendrungan masyarakat lebih memilih restoran waralaba asing daripada waralaba
lokal,” kata Ilham.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online