PILPRES 2014 : Suara Pilpres di Gunungkidul Berbeda dengan Pileg

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jum'at, 06 Juni 2014 19:17 WIB
PILPRES 2014 : Suara Pilpres di Gunungkidul Berbeda dengan Pileg

Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut satu, Prabowo Subianto (kiri) dan Hatta Rajasa memberi sambutan setelah acara pengundian nomor urut capres dan cawapres di KPU, Jakarta, Senin (1/6/2014). Pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mendapatkan nomor urut satu sedangkan pasangan Capres dan Cawapres, Joko Widodo dan Jusuf Kalla bernomor urut dua. (JIBI/Bisnis/Abdullah Azzam)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Tim pemenangan pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) Prabowo Hatta di Gunungkidul meyakini suara masyarakat dalam pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli mendatang berbeda dengan suara dalam pemilihan anggota legislatif (pileg) April lalu.

Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Heri Nugroho optimistis pasangan Prabowo-Hatta bisa memenangkan Pemilu Presiden di Gunungkidul. Ia mengaku tim pemenangan telah melakukan pemetaan basis kekuatan partai koalisi.

"Kami menggunakan hasil Pemilu Legislatif sebagai dasar untuk pemetaan kekuatan. Kami menilai kekuatan kami tersebar di seluruh wilayah Gunungkidul," tutur dia, Kamis (5/6/2014).

Ia menambahkan Pilpres berbeda dengan Pileg. Masyarakat diyakini sudah memiliki pilihan. Ia pun mengajak masyarakat yang memiliki pilihan sama bersatu mendukung Prabowo-Hatta.

Heri yang merupakan pengurus DPD Partai Golkar mengaku selain melakukan langkah-langkah bersama tim koalisi, secara internal partai Golkar juga melakukan langkah pengamanan suara Golkar. Hal serupa juga dilakukan partai koalisi lainnya.

Ketua DPD Golkar Gunungkidul Marsiono mengaku tidak khawatir akan adanya perpecahan suara di Golkar. Sesuai instruksi dari pusat, Golkar siap mendukung penuh pasangan Prabowo-Hatta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online