Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Ilustrasi antikorupsi (JIBI/Solopos/Antara/Dok)
Harianjogja.com, JOGJA-Sidang lanjutan dengan agenda menghadirkan saksi perkara dugaan korupsi http://www.harianjogja.com/baca/2014/06/18/korupsi-larasita-ini-kesaksian-3-perangkat-desa-trimulyo-atas-pungutan-larasita-513899" target="_blank">layanan rakyat untuk sertifikasi tanah (Larasita) Desa Trimulyo Jetis Bantul kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jogja, Senin (23/6/2014).
Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Arini tersebut sebanyak enam saksi dari kepala dusun di Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, yaitu Siti, Bambang, Suryanto, Muji, Sarmidi dan Saridi. Mereka dicecar oleh tiga Majlis Hakim terkait proses pembentukan panitia pemungutan uang Larasita dan penerbitan Peraturan Desa (Perdes) tentang pungutan Larasita.
Keenam saksi mengaku tidak pernah ada pembahasan Perdes dalam rapat panitia pemungutan uang Larasita. Bahkan mereka tidak pernah menerima salinan Perdes sebagai dasar melakukan pungutan.
“Saya hanya menerima lampiran rincian [pungutan larasita] saja, kalau Perdesnya tidak tahu,” kata Suryanto, salah satu saksi. Jawaban Suryanto pun diamini kelima saksi lainnya.
Hanya saja, Siti dan Sarmidi sempat membaca Perdes Tentang Pungutan Uang Larasita namun tidak mendapat salinannya. Siti juga mengaku sempat mendapat honor Rp300.000 dari panitia pungutan Larasita. “Kalau tidak salah pernah nerima uang honor Rp300.000 tapi tidak tahu uang dari mana,” ucap Siti.
Sementara hakim terus mencecarar para kepala dusun tersebut apa landasan pemungutan Larasita sementara mereka tidak mendapat Perdesnya.
Saksi mengaku pungutan atas kesepakatan rapat yang digelar rutin setiap hari Selasa yang dipimpin Kepala Desa Trimulyo Mujono, yang saat ini menjadi terdakwa. Terkadang rapat juga dipimpin sekretaris desa atau kepala bidang.
Mereka juga tidak tahu adanya temuan pelanggaran hukum dalam pungutan Larasita dari Inspektorat Daerah Bantul. “Tidak tahu,” kata Bambang. Lima saksi lainnya juga menyatakan tidak tahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Indonesia menyampaikan belasungkawa atas mangkatnya Raja Harald V dari Norwegia pada 28 Agustus dalam usia 89 tahun.
Enam beasiswa masih buka September 2026. Ada BeaZakat, TELADAN, BAZNAS, FIFGROUP, Amgala hingga Bakti BCA dengan deadline 7-30 September.
Rusia memimpin daftar negara dengan kekayaan sumber daya alam terbesar, dengan estimasi US$75 triliun. Simak 10 negara teratas dan komoditasnya.
Harga motor MotoGP bisa mencapai Rp61,8 miliar. Simak rincian biaya mesin, elektronik, rem, ban, material, hingga biaya operasional tim.
Anthropic merilis Claude Fable 5.1 dan Mythos 5.1 dengan kemampuan coding lebih kuat, cache 75% lebih murah dan safeguard baru.