Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Harianjogja.com, JOGJA—Panita Festival Peh Cun 2014 sepakat menggunakan Jogja City Mall sebagai tempat menggelar pameran lukisan milik 145 perupa domestik maupun mancanegara. Panitia berharap pameran bisa dilakukan dalam waktu dekat ini mengingat materi pameran telah siap.
Pameran sejatinya akan dihelat pada 1-4 Juli mendatang. Kebetulan di rentang itu Jogja City Mall memang tengah lowong. Hanya saja, panitia enggan melaksanakan pameran di rentang itu karena waktu yang diberikan untuk kategori pameran seni rupa terbilang terlalu singkat. Panitia kemudian memilih menunda pelaksanaan sembari mencari waktu lain dengan harapan waktu yang diberikan nanti bisa lebih panjang.
“Ada usulan dari teman-teman kalau cuma empat hari saja pendek sekali karena ini kan pameran seni rupa. Minimal pameran itu sepuluh hari lah, karena itu kami menunda waktu pelaksanaan sampai tempat pameran [Jogja City Mall] benar benar lowong,” kata Tendean Hari Setya, Ketua Festival Peh Cun 2014 saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (24/6/2014).
Hanya saja, Hari belum tahu kapan kepastian pameran akan dilakukan karena soal waktu merupakan kewenangan penuh Jogja City Mall. Apalagi, oleh pengelola mal panitia pameran dibebaskan dari biaya sewa.
“Kalau soal materi sudah siap. Kami hanya tinggal menunggu informasi waktu lowong saja karena memang tempat itu sangat digunakan untuk berbagai aktivitas. Kalau kami sih inginnya secepatnya,” imbuh Hari.
Sekretaris Jogja Chinese Art and Culture Center (JCACC) Feni Wiendradi menuturkan dalam pameran nanti, seluruh karya akan dijual peserta. Sebesar 50% penjualan akan disumbangkan kepada JCACC untuk menyokong program pengembangan kebudayaan dan kemanusiaan.
Karya yang dijual perupa dipastikan akan menarik minat pembeli mengingat beberapa karya di antaranya milik perupa kenamaan Jogja seperti Kartika Affandi (puteri maestro pelukis Affandi), dan pelukis bergelar Si Satu Milliar, Djoko Pekik.
Adapun lukisan yang dipamerkan sebagian besar akan bercerita tentang naga. Para pelukis diminta merepresentasikan wujud naga, baik dari melalui wujud maupun makna filosofis yang terkandung. Objek itu dilukis oleh para seniman di pantai Parangtritis saat perayaan Peh Cun pada 1-2 Juni lalu. Acara juga menjadi bagian dari lomba yang disuguhkan panitia dalam Festival Peh Cun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Menag Nasaruddin Umar menyebut Iduladha 1447 H menjadi momentum berbagi agar seluruh masyarakat bisa menikmati gizi hewani.
Belanda resmi merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk jadi kapten, Memphis Depay masuk skuad.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.