Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Ilustrasi penyortiran surat suara (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, SLEMAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta KPU daerah untuk mengantisipasi kekurangan surat suara.
KPU DIY meminta KPU di kabupaten dan kota untuk melakukan pemetaan terkait domisili dan tempat tinggal.
“Kami sudah minta KPU di kabupaten/kota untuk melakukan penyebaran pemilih. Harapannya tidak ditempatkan di TPS yang jauh dari tempat tinggalnya,” kata Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan, saat meninjau proses pengepakan logistik pilpres di gudang KPU Sleman, Rabu (2/7/2014) siang.
Hamdan meminta agar pihak KPU Sleman mengatur sebaran pemilih pengguna A5 agar tidak melebihi sisa suara di masing-masing TPS.
“Jika di Depok sudah tidak muat, bisa dialihkan ke TPS di kecamatan sebelahnya, seperti di Mlati, Ngaglik, dan Ngemplak,” ujarnya.
Sementara itu, kekurangan surat suara di Sleman mencapai 706 lembar. Sebanyak 90 lembar diantaranya dalam kondisi rusak. “Sudah kita laporkan ke KPU DIY. Penggantinya akan sampai dalam waktu dekat ini,” demikian ungkap Aswino Wardana, Divisi Logistik Keuangan Rumah Tangga dan Umum KPU Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.