PAN Kota Jogja Siapkan Strategi Pemenangan Pileg dan Pilwalkot
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Tampak sejumlah pakaian milik warga binaan di Lapas Cebongan, Sleman dijemur di rerumputan karena tempat jemuran yang disediakan sudah penuh. Lapas ini mengalamai over kapasitas mencapai 90%. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM DIY Agus Thoyib tengah mengajukan pembangunan dua Lembaga Pemasyarakatan (lapas), yakni lapas anak dan lapas wanita ke pemerintah pusat terkait. Langkah ini sebagai salahsatu upaya mengurai over kapasitas lapas. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan anak dan wanita. Karena keduanya seharusnya sama-sama tidak relevan untuk dicampur dengan tahanan lain terutama pria dewasa. Tiga tinjauan yang ia pergunakan dalam pengajuan pentingnya kedua lapas itu. Yakni dari sisi warga binaan, sisi penempatan narapidana serta pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM).
"Sementara wanita masih dititipkan di Wirogunan, kami sudah merencanakan untuk lapas khusus wanita dan anak. Daerah sudah ada yang memiliki lapas tersebut, DIY juga perlu ada," terangnya.
Pihaknya mengusulkan untuk lapas khusus wanita berlokasi di Pakem Sleman. Sedangkan lapas khusus anak bertempat di Wonosari yang direncanakan berada dalam satu komplek dengan Lapas Wonosari. Karena kebetulan di Lapas Wonosari masih ada bangunan khusus napi perempuan yang nanti juga akan dipindah di Lapas Wanita.
"Kami mengusulkan di dua lokasi itu. Tetapi keputusan ada di pusat, kalau misalnya ternyata di Wonosari dianggap dari sisi transportasi jauh, ya bisa ditinjau ulang," urai dia.
Berdasarkan data sejumlah lapas di DIY, tahanan dan narapidana anak di DIY mencapai 27 anak. Tahanan dan narapidana wanita terdapat 93 orang. Mereka saat ini menempati Lapas Kelas IIA Wirogunan Kota Jogja. Beberapa lapas seperti Lapas Cebongan juga sudah over kapasitas. Hanya Lapas Narkotika IIA yang saat ini belum overload. Rencana, lapas tersebut akan ditambahi napi dari Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.