Gunungkidul Siapkan Listrik Tenaga Surya, Antisipasi Mati Lampu
Pemkab Gunungkidul kaji listrik tenaga surya untuk antisipasi mati lampu, PLTS di Puskesmas Paliyan terbukti hemat hingga 50%.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Istri mendiang Presiden Indonesia keempat, Abdulrahman Wahid, Shinta Nuriyah, menekankan pentingnya warga berpegang teguh pada kebhinekaan yang berdasar pada asas negara Bhineka Tunggal Ika.
Dia menilai kini persatuan dan kesautan bangsa Indonesia sedang diuji. Kekerasan yang berbau agama, suku dan ras yang akhir-akhir ini terjadi merupakan ujian bagi Indonesia untuk tetap mempertahankan kerukunan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.
Hal ini disampaikan mantan Ibu Negara itu dalam Deklarasi Kebangsaan Forum Lintas Iman di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Logandeng, Kecamatan Playen, Minggu (6/7/2014). Dalam deklarasi kemarin, Shinta juga membukukan tanda tangan petisi dan cap tangan lima jari di atas kain putih sepanjang lima meter yang bertulisakan Kami titip Bhineka Tunggal Ika. Rencananya spanduk yang ditandatangani seluruh pemuka agama ini akan dipasang di area Alun-alun Wonosari. Menurut Shinta, kekerasan yang dilakukan oleh kelompok tertentu merupakan ujian. Jangan sampai ulah tersebut dapat memecah kerukunan yang selama ini telah terjalin.
“Jangan memiliki pemikiran fanatisme yang sempit karena bisa merongrong persatuan dan kerukunan. Bangsa akan mudah hancur manakala nilai-nilai kerukunan lintas agama tidak dijaga dengan baik,” paparnya.
Shinta Nuriyah juga meminta agar segenap warga untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden 9 Juli besok. Tak lupa, dia memberikan saran supaya masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas.
Ketua FLI Gunungkidul Aminudin Aziz mengatakan deklarasi kebangsaan yang dilaksanakan merupakan bentuk keprihatinan atas semboyan Bhineka Tungga Ika yang mulai goyah. Harapannya, dengan adanya deklarasi ini makin memperkuat falasah pemersatu bangsa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul kaji listrik tenaga surya untuk antisipasi mati lampu, PLTS di Puskesmas Paliyan terbukti hemat hingga 50%.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.
Pemerintah siapkan peluncuran GovTech Oktober 2026, integrasi 27 ribu aplikasi dan dukungan AI untuk layanan publik..
Kulonprogo salurkan bantuan alsintan untuk petani, tekan biaya produksi dan tingkatkan hasil panen.