Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 25 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Ilustrasi tersangka (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, SLEMAN - Petugas Polsek Sleman menangkap RD, 37, warga Dusun Polowidi, Desa Trimulyo, Sleman, Rabu (9/7/2014) malam. RD dibekuk polisi karena mengamuk dengan membawa senjata tajam.
Informasi yang dihimpun Harian Jogja, RD mengamuk di sekitar TPS dusun tersebut seusai penghitungan suara. Warga yang khawatir aksinya mencelakai banyak orang kemudian melapor ke Mapolsek Sleman.
RD mengamuk diduga lantaran Capres yang didukungnya tidak mendapatkan hasil suara yang signifikan. Selain itu RD mengamuk pada kerabatnya yang berbeda pilihan Capres.
Terkait hal itu, Kapolsek Sleman, Kompol Tugiyat menjelaskan pihaknya menangkap RD sekitar pukul 20.30 WIB setelah mendapatkan laporan dari warga. Saat ditangkap RD masih berada di dusun tersebut dengan membawa senjata tajam. Selain menangkap RD, polisi juga mengamankan samurai yang dibawa sepanjang 60 sentimeter itu.
"Sajam jenis samurai. Karena dilihat umum ya kita amankan. Kejadiannya jam 7 malam, diamankan setengah 9 malam," terangnya saat ditemui di Mapolsek Sleman, Kamis (10/7/2014).
Penangkapan RD, lanjut dia, karena membawa senjata tajam jenis samurai yang dapat membahayakan warga lainnya. RD dijerat dengan pasal 2 ayat 1 UU nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.
Begini cara membaca nilai TKA 2026 lengkap dengan arti skor, kategori hasil ujian, dan syarat mendapatkan predikat istimewa.
Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban untuk warga Babakan Madang, Bogor, menjelang Iduladha 1447 Hijriah.