Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto (kanan) dan Hatta Rajasa (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Kabupaten Gunungkidul meminta warga untuk menunggu hasil rekapitulasi suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Wakil Ketua Data Saksi Pemenangan Prabowo-Hatta Gunungkidul Ruslan Mudzakir belum mau memberikan data terkait perolehan suara pasangan nomor urut satu itu.
Alasannya, proses perhitungan sedang diselenggarakan di tingkat PPS. Malahan, dia meminta agar bersabar dan menunggu hasil rekapitulasi dari KPU Gunungkidul yang direncanakan pada 15 Juli mendatang.
“Kami masih menghimpun data-datanya, tapi akan lebih baik lagi menunggu pengumuman resmi dari KPU,” katanya, saat dihubungi, Kamis (10/7/2014).
Pantauan rekapitulasi tingkat panitia pemungutan suara (PPS) di beberapa desa di Kecamatan Semin, duet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berhasil unggul.
Misalnya di PPS Candirejo Jokowi-JK mendapatkan dukungan 2.988 suara, sedang Prabowo-Hatta mendapatkan 1.343 suara. Hal sama juga terlihat di PPS Semin, pasangan nomor urut dua ini unggul jauh dengan perolehan suara 4.403 dukungan, berbanding 1.877 suara.
Dominasi Jokowi-JK juga terlihat di PPS Kecamatan Karangmojo, dari sembilan desa yang ada pasangan ini berhasil unggul jauh. Rinciannya dalam perhitungan sementara, Jokowi-JK berhasil meraup dukungan sebanyak 15.422 pemilih. Sedangkan, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh dukungan 8.641 pemilih.
“Belum semuanya data masuk, karena PPS dari Bejiharjo belum menyerahkan rekapitulasinya,” kata Sugeng Widodo, anggota PPK Karangmojo.
Dia menjelaskan, hasil ini masih bersifat sementara. Pasalnya, PPK baru akan mengadakan rekapitulasi secara resmi pada 13 Juli mendatang. Meski demikian, dia percaya apabila ada perubahan, jumlahnya pun tidak akan signifikan.
“Ini belum final, dan kemungkinan berubah masih ada. Karena, pastinya dari masing-masing pasangan juga memiliki data sendiri dan akan dicocokkan pada saat rekapitulasi nanti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Trailer film Operasi Pesta Copet resmi dirilis. Dibintangi Iqbaal Ramadhan, film ini tawarkan aksi unik di tengah festival musik.
Kemnaker menyelidiki rumor PHK karyawan TikTok dan Tokopedia. Pemerintah pastikan telusuri fakta sebelum ambil langkah resmi.
Kecelakaan tragis di Thailand menewaskan 10 biksu setelah ditabrak mobil yang dikemudikan anak 11 tahun. Ini kronologi lengkapnya.
Perlindungan pekerja film di Jogja masih lemah. Raperda Perfilman DIY diharapkan atur kesejahteraan, BPJS, dan akses bioskop.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.