Bupati Gunungkidul Cek Jalan Rusak, Anggaran Rp40 Miliar Disiapkan
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau jalan rusak sekaligus mendorong percepatan perbaikan dan penyerapan anggaran.
Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto (kanan) dan Hatta Rajasa (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Kabupaten Gunungkidul meminta warga untuk menunggu hasil rekapitulasi suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Wakil Ketua Data Saksi Pemenangan Prabowo-Hatta Gunungkidul Ruslan Mudzakir belum mau memberikan data terkait perolehan suara pasangan nomor urut satu itu.
Alasannya, proses perhitungan sedang diselenggarakan di tingkat PPS. Malahan, dia meminta agar bersabar dan menunggu hasil rekapitulasi dari KPU Gunungkidul yang direncanakan pada 15 Juli mendatang.
“Kami masih menghimpun data-datanya, tapi akan lebih baik lagi menunggu pengumuman resmi dari KPU,” katanya, saat dihubungi, Kamis (10/7/2014).
Pantauan rekapitulasi tingkat panitia pemungutan suara (PPS) di beberapa desa di Kecamatan Semin, duet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berhasil unggul.
Misalnya di PPS Candirejo Jokowi-JK mendapatkan dukungan 2.988 suara, sedang Prabowo-Hatta mendapatkan 1.343 suara. Hal sama juga terlihat di PPS Semin, pasangan nomor urut dua ini unggul jauh dengan perolehan suara 4.403 dukungan, berbanding 1.877 suara.
Dominasi Jokowi-JK juga terlihat di PPS Kecamatan Karangmojo, dari sembilan desa yang ada pasangan ini berhasil unggul jauh. Rinciannya dalam perhitungan sementara, Jokowi-JK berhasil meraup dukungan sebanyak 15.422 pemilih. Sedangkan, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh dukungan 8.641 pemilih.
“Belum semuanya data masuk, karena PPS dari Bejiharjo belum menyerahkan rekapitulasinya,” kata Sugeng Widodo, anggota PPK Karangmojo.
Dia menjelaskan, hasil ini masih bersifat sementara. Pasalnya, PPK baru akan mengadakan rekapitulasi secara resmi pada 13 Juli mendatang. Meski demikian, dia percaya apabila ada perubahan, jumlahnya pun tidak akan signifikan.
“Ini belum final, dan kemungkinan berubah masih ada. Karena, pastinya dari masing-masing pasangan juga memiliki data sendiri dan akan dicocokkan pada saat rekapitulasi nanti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau jalan rusak sekaligus mendorong percepatan perbaikan dan penyerapan anggaran.
Polri mengungkap jaringan judi daring dengan omzet Rp7,5 miliar per bulan dan memblokir 42 rekening terkait perkara tersebut.
Bansos cash transfer akan diuji coba awal 2027. Luhut menyebut pemerintah juga melibatkan Pemda dalam pendataan penerima bansos.
Pendapatan Kulonprogo diproyeksikan turun Rp97,25 miliar. DPRD mendorong Pemkab mengoptimalkan potensi YIA dan kawasan industri.
Kejagung mendalami dugaan aliran Rp40 miliar dari Tan Kian kepada Febrie Adriansyah dalam perkara korupsi dan TPPU.
BSI memperluas akses pembiayaan rumah pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui BSI Griya MLT dengan skema syariah hingga 30 tahun.