Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 25 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Ratusan simpatisan Capres-Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla melakukan konvo di Jl. H.O.S. Cokroaminoto, Jebres, Solo, Rabu (9/7/2014). Konvoi tersebut dilakukan karena simpatisan yakin Jokowi memangkan Pilpres 2014. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, SLEMAN- Pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta pemilu 2014 yang akan merayakan kemenangan, diminta melapor ke polisi
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pujiastuti mengatakan jika nanti ada pendukung yang akan merayakan kemenangan, ia meminta untuk dapat menginformasikan kepada kepolisian terdekat.
Tujuannya agar bisa dilakukan pengamanan dan tidak menimbulkan gangguan jika berada di tempat umum.
"Perayaan kemenangan sebaiknya sewajarnya dan jangan sampai menganggu kepentingan umum seperti konvoi," tegas Anny, Kamis (10/7/2014).
Anny juga memastikan pilpres pada Rabu (9/7/2014) lalu, untuk wilayah DIY sepenuhnya berlangsung aman dan kondusif. Menurutnya, belum ada laporan adanya gangguan signifikan di TPS.
Soal adanya protes di KPU Sleman sudah dapat diantisipasi aparat gabungan TNI dan kepolisian di wilayah. "Secara umum kondusif, tidak ada laporan gangguan yang membuat pencoblosan tertunda," imbuhnya.
Polda mengimbau kepada kedua kubu tim pemenangan wilayah DIY untuk menahan diri dan terpancing emosi. Serta tidak berlebihan menanggapi hasil hitung cepat yang dirilis sejumlah media. Ia menyarankan agar tetap menunggu hasil akhir dari institusi KPU yang saat ini masih bekerja.
"Quick count itu kan ada margin error-nya, kami harap semua bisa menahan diri dan menghormati nanti keputusan KPU," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.
Begini cara membaca nilai TKA 2026 lengkap dengan arti skor, kategori hasil ujian, dan syarat mendapatkan predikat istimewa.
Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban untuk warga Babakan Madang, Bogor, menjelang Iduladha 1447 Hijriah.