Disperindakop Bantul Jamin Ketersediaan Elpiji 3 Kg

Rabu, 23 Juli 2014 03:42 WIB
Disperindakop Bantul Jamin Ketersediaan Elpiji 3 Kg

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu Antrian tabung gas elpiji 3 Kg kosong menumpuk di sebuah agen di kawasan Nusukan, Banjarsari, Solo, Kamis (2/1). Antrian tersebut diakibatkan para konsumen gas 12 Kg beralih ke 3 Kg akibat kebijaksanaan pemerintah menaikkan harga gas 12 Kg dari Rp 80.000,- menjadi Rp 130.000,-

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menjamin bulan puasa hingga berakhirnya perayaan Idulfitri tidak akan ada kelangkaan gas elpiji untuk tiga kilogram menyusul adanya kebijakan penambahan kuota 100% di Bantul.

"Jika hari biasa kuota Bantul hanya mendapat 21.000 tabung per hari sekarang ini ada tambahan kuota menjadi 42.000 tabung setiap harinya," ujar Sahadi selaku Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bantul, Selasa (22/7/2014).

Sahadi mengakui, penambahan kuota gas elpiji ukuran tiga kg dilakukan karena tingginya permintaan di masyarakat sejak bulan puasa. Lebaran juga dipastikan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, penambahan kuota diberikan melalui delapan agen resmi elpiji yang ada di Bantul. Untuk selanjutnya didistribusikan ke masyarakat melalui 740 pangkalan dan ribuan pengecer yang ada.

"Jadi tidak ada alasan masyarakat kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. Tidak mungkin akan terjadi kelangkaan," imbuh Sahadi memastikan penambahan kuota hanya berlaku sampai Lebaran selebihnya akan normal kembali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online