LIBUR LEBARAN 2014 : Duh, Masih Ada Jukir Nakal di Jogja, Tarif Parkir Sepeda Motor Rp3.000

Uli Febriarni
Uli Febriarni Kamis, 31 Juli 2014 11:40 WIB
LIBUR LEBARAN 2014 : Duh, Masih Ada Jukir Nakal di Jogja, Tarif Parkir Sepeda Motor Rp3.000

JIBI/Harian Jogja/dokumen

Harianjogja.com, JOGJA-Meski pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelaksanaan Kawasan Malioboro telah menekankan bahwa harga karcis untuk kendaraan roda dua sebesar Rp1.000, masih ditemukan juru parkir yang menaikkan harga parkir seharga Rp3.000.

Keterangan tersebut berasal dari juru parkir (jukir) Tepi Jalan Umum Malioboro, tak jauh dari Hotel Mutiara. Dari narasumber yang tak ingin disebutkan namanya itu, harga karcis parkir naik seiring masa libur Lebaran 2014.

"Kalau Lebaran naik Rp3.000, kalau tidak mau, enggak usah parkir sini. Sini saya ambil lagi karcisnya," ujar jukir tersebut, pada Rabu malam (30/7/2014), seraya mengambil kembali karcis bertuliskan nominal Rp1.000 dari tangan wartawan Harianjogja.com.

Terpisah, UPT Malioboro menyatakan masih belum bisa berbuat banyak menindak juru parkir pada hari ketiga Lebaran ini.

"Kami biasanya memang memanggil yang penanggungjawab lahan parkir, mereka yang memiliki surat tugas. Hanya yang sulit, anak buah mereka sering gonta-ganti. Padahal kalau tertangkap basah, mereka langsung kami tindak," ujar Alex Wahyudi, staff Tata Usaha UPT Malioboro.

Pihaknya juga mengungkapkan, ada banyak alasan yang digunakan oleh para jukir tersebut dalam menaikkan harga karcis parkir.

"Alasannya untuk Lebaran dan lain-lain. Sulit memang mengatur jukir pada masa padat liburan seperti saat ini. Lagipula, mereka juga kan kesulitan mengatur parkir motor. Dan ketika ada kehilangan, helm maupun motor, mereka yang bertanggungjawab menggantinya. Saya rasa meski sudah diimbau dan sidak berkali-kali, mereka akan kembali begitu lagi," papar Alex lagi.

Sebelumnya, UPT Malioboro menyatakan akan mengadakan inspeksi mendadak terhadap keberadaan para jukir nakal pada hari kedua Lebaran.

Hingga pukul 23.00 WIB, kondisi parkir di wilayah Malioboro, seperti Abu Bakar Ali, Senopati, Jalan Perwakilan, Pajeksan, Ketandan, Jalan Sosromenduran, Pasar Beringharjo, masih terpantau penuh kendaraan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online