Hore, Kampung Ramah Anak Kota Jogja Dapat Bantuan Rp1,49 miliar
Harianjogja.com, JOGJA- Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (KPMP) Pemerintah Kota Jogja siap menggelontorkan dana sekitar Rp1,49 miliar untuk 80 kampung ramah anak di Kota Jogja pada tahun ini.
"Ada dua kategori kampung ramah anak yang mendapat bantuan, yaitu kampung yang sudah masuk ketegori pengembangan dan kampung yang masih dalam kategori pembentukan," kata Kepala Kantor KPMP Kota Jogja, Lucy Irawati, Minggu (10/8/2014).
Dana yang akan diberikan untuk kampung ramah anak dengan status pembentukan adalah Rp20 juta, sedangkan untuk kampung yang sudah berstatus pengembangan adalah Rp10 juta. Di Kota Jogja saat ini memiliki 69 kampung yang masuk kategori pembentukan dan 11 kampung dengan kategori pengembangan.
"Saat ini sudah masuk dalam proses pencairan," kata Lucy.
Ia menambahkan, tahun ini tidak ada evaluasi dari pemerintah pusat. Namun Lucy mengatakan kondisi kampung ramah anak di Kota Jogja cukup baik dan terus berkembang. Kampung ramah anak dapat dibagi dalam berbagai tingkatan mulai dari tingkatan pratama, madya, nindya dan kampung yang benar-benar layak disebut sebagai kampung ramah anak.
"Kampung ramah anak yang ada di Kota Jogja sebagian besar masih berada di tingkatan madya, namun sudah ada beberapa yang masuk tingkatan nindya," katanya.
Kampung ramah anak di Kota Jogja dibentuk per Rukun Warga (RW) dan KPMP mempersilahkan kampung mengajukan proposal apabila ingin memperoleh penilaian sebagai kampung ramah anak.
Pengembangan kampung ramah anak di Kota Jogja pada 2014 memasuki tahun keempat. Pemerintah Kota Jogja mengawali inisiasi pembentukan kampung ramah anak pada 2011, yaitu di Kampung Badran Kecamatan Jetis serta di Kampung Sudagaran Kecamatan Umbulharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share