Bantul Upayakan Pelebaran Jalan Menuju Pantai Depok

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Minggu, 10 Agustus 2014 07:20 WIB
Bantul Upayakan Pelebaran Jalan Menuju Pantai Depok

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Pengunjung menikmati susana senja di pantai Parangtrtis, Kretek, Bantul, Minggu (26/8). Sejak kemarin siang pantai ini tercemar oleh butiran hitam sebesar pasir, bersifat seperti minyak dan lengket. Pengunjung mengeluhkan menempelnya butiran itu pada tubuh membuat badan teras lengket pasca mereka mandi di pantai tersebut.

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan mengupayakan pelebaran jalan menuju objek wisata Pantai Depok untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.

"Pelebaran jalan menuju Pantai Depok memang perlu diupayakan, dan mudah-mudahan tahun ini atau paling tidak tahun depan bisa dilebarkan," kata Kepala Disbudpar Bantul, Bambang Legowo di Bantul, Minggu (10/8/2014).

Menurut dia, pelebaran jalan menuju Pantai Depok ini karena ketika musim liburan objek wisata yang terkenal sebagai wisata kuliner aneka masakan ikan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, sementara akses jalan yang ada masih terbilang sempit.

"Dengan kondisi saat ini ketika pas-pasan roda empat sangat mepet, karena kan lebar jalan hanya empat meter, padahal untuk Pantai Depok minimal enam meter, sehingga perlu dilebarkan dua meter kiri dan kanan jalan," katanya.

Namun demikian, kata dia, pelebaran jalan juga melihat situasi dan kondisi, termasuk mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat sekitar, sehingga pihaknya masih akan mengomunikasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan dinas terkait.

Menurut dia, pelebaran jalan menuju Pantai Depok nantinya juga bisa mendukung pengembangan pariwisata Bantul, mengingat di kawasan tersebut juga terdapat Laboratorium Gumuk Pasir, juga landasan mini untuk olahraga kedirgantaraan.

Sementara itu, berkaitan dengan pengembangan pariwisata di Bantul, ia mengatakan masih fokus pada pengembangan kawasan pantai selatan, karena masih menjadi andalan dan tujuan favorit wisatawan saat liburan baik libur sekolah maupun Lebaran.

"Tahun ini kami juga menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) di sektor pariwisata sebesar Rp9 miliar, dan hingga usai libur Lebaran lalu, sudah terealisasi sekitar Rp6,3 miliar, kami optimistis target terlampaui," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis