Stok Trombosit di RSUD Wates Kosong

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Jum'at, 15 Agustus 2014 06:40 WIB
Stok Trombosit di RSUD Wates Kosong

Ilustrasi mengambil darah (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Harianjogja.com, KULONPROGO - Permintaan trombosit banyak, namun persediaan keping darah justru kosong di unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Wates kosong. Sementara persediaan darah untuk semua golongan darah relatif dapat memenuhi permintaan pasien.

“Saat ini kami tidak memiliki trombosit, padahal permintaannya lumayan banyak,” ungkap Asisten Transfusi Darah RSUD Wate  Inngusdi Sidi Gautama, Kamis (14/8/2014).

Iin mengatakan sempat ada permintaan enam kantong trombosit. Sayangnya permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. Sulitnya mencari pendonor juga menjadi kendala penyediaan darah ini. Apalagi untuk memproduksi darah ini juga tidaklah mudah.

“Karena untuk memproduksi trombosit, butuh darah segar yang baru diambil dari pendonor. Kesulitannya adalah pada pendonornya, tidak mudah mencari pendonor secara langsung,” jelas Iin.

Trombosit juga tidak dapat bertahan lama, sehingga penyediaan darah ini harus segera dilakukan dan langsung ditransfusikan. Sementara dengan peralatan penyimpanan darah di UTD ini, trombosit hanya dapat bertahan selama satu minggu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online