FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI MEMANDIKAN KUDA LUMPING-- Puluhan warga makan bersama saat upacara tradisi Saparan Rebo Pungkasan di Bendung Kayangan, Pendoworejo, Girimulyo, Kulonprogo, Rabu (10/2). Upacara tradisi memandikan kuda lumping, makan bersama tersebut diharapkan dapat menjadi agenda pariwisata berbasis budaya dan keindahan alam.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dana keistimewaan (Danais) tahap II untuk Kulonprogo terancam tidak cair. Hal ini disebabkan karena penyerapan anggaran hanya 12,98%. Sementara, syarat penyaluran Danais tahap II adalah penyerapan anggaran minimal 20%.
Gubenur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X memaparkan berdasarkan monitoring pada kuartal II per 11 Agustus 2014, penyerapan anggaran di Kulonprogo baru mencapai Rp3,7 miliar padahal Pemda DIY telah membagikan Danais untuk urusan kebudayaan melalui Pemkab Kulonprogo sebesar lebih dari Rp29 miliar.
“Ini berarti penyerapannya baru 12,98 persen, padahal syarat penyaluran tahap II yang sebesar 55 persen dari pagu total Danais Kulonprogo harus minimal penyerapannya 20 persen,” terangnya, Selasa (26/8/2014).
Melihat situasi ini, Sultan pesimistis jika pada tahun ini Kulonprogo dapat menyerap 100% danais. Namun sebagai bentuk pertanggungjawaban pada Kementerian Keuangan, ia mendesak Pemkab Kulonprogo untuk dapat menyerap anggaran sampai 80%.
Menurut Sultan, penggunaan Danais tidak melulu pada kegiatan yang berbau seni dan budaya melainkan juga dapat digunakan untuk membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan kawasan di Kulonprogo. Misal di wilayah Menoreh atau Kawasan Pantai Congot.
“Bisa untuk perbaikan jalan atau sarana lainnya selama bentuknya kawasan dan bukan untuk satu objek saja,” terang Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.