Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Beni bersama Wardiono, petugas PT Pos Indonesia melakukan pengencatan ulang bis surat yang terdapat di Jalan Malioboro Yogyakarta, Kamis (06/02/2014). Meskipun sudah jarang warga masyarakat yang menggunakan bis surat sebagai sarana mengirimkan surat, namun perawatan sarana bersejarah itu tetap dilakukan secara berkala. Kerusakan bis surat kebanyakan disebabkan ulah vandalisme, seperti coretan cat semprot dan penempelan poster.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Jajaran Satuan Lalulintas Polres Gunugkidul bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul memelopori kebersihan lingkungan. Caranya, mereka lakukan aksi kebersihan dari ulah usil corat coret di area seputaran Kota Wonosari, Selasa (9/9/2014).
Kepala Satlantas Polres Gunungkidul AKP M Faisal Pratama mengatakan, aksi corat coret di Gunungkidul semakin memprihatinkan. Terlebih lagi, aksi itu banyak dilakukan di tempat-tempat umum. Dampaknya, kebersihan dan keindahan lingkungan jadi terganggu.
"Kami mau memberikan contoh yang baik. Utamanya, tentang kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan membersihkan dan mengecat kembali fasilitas umum yang dicorat coret oleh ulah tangan tak bertanggunjawab," katanya kepada Harianjogja.com, kemarin.
Menurut dia, beberapa tempat yang dibersihkan mulai di depan Masjid Al Ikhlas, Taman Kota, hingga Simpang Empat RSUD Wonosari. Kebersihan yang dilakukan, sambung dia, tak sebatas pada upaya kebersihan dari aksi vandalisme, tapi juga membersihkan area tersebut dari tumpukan sampah.
"Kami ingin aksi itu bisa memberikan contoh yang baik, dan ditiru oleh generasi muda. Jangan sampai malah ikut-ikutan melakukan corat coret," ungkap dia.
Faisal berharap, bersamaan dengan peringatan ulang tahun Polantas ke-59, kebersamaan dengan masyarakat makin terjalin dengan baik. Kedekatan yang dibangun, ujar dia, tak harus berkaitan dengan surat menyurat perihal kendaraan. Namun bisa dilakukan dengan cara memerangi corat coret fasilitas umum secara bersama-sama.
"Ada banyak titik yang menjadi sasaran aksi corat coret, mulai dari bahu jembatan, rambu-rambu lalu lintas hingga pohon di pinggir jalan. Untuk itu, kita harus berani memeranginya. Kalau perlu, memeringkatkan sang pelaku usil," kata Faisal.
Dia tidak mau menduga-duga. Namun, menurut Faisal, aksi tersebut dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Biasanya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dini hari, antara pukul 02.00 -04.00 WIB.
“ Biasanya mereka memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi, sehingga mereka bisa melakukan aksi usilnya,” jelas Faisal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Pengaspalan Jalan Janti-Prambanan berlangsung Senin 3 Agustus 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Pengendara diminta waspadai penyempitan jalur.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.