Polres Sleman Butuh Solusi Atasi Siswa SMP Mengendarai Motor

Sunartono
Sunartono Rabu, 24 September 2014 07:20 WIB
Polres Sleman Butuh Solusi Atasi Siswa SMP Mengendarai Motor

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu UGAL-UGALAN - Dua orang pelajar SMP berboncengan sepeda motor tanpa helm dengan kecepatan tinggi saat melintas di perempatan Bank Indonesia, Jl Jendral Sudirman, Solo, Selasa (19/6). Tidak ada petugas yang menghentikan aksi ugal-ugalan tersebut meski membahayakan keselamatan penguna jalan lainnya

Harianjogja.com, SLEMAN - Polres Sleman melarang siswa SMP yang mengendarai motor. Selain masuk dalam kategori pelanggaran pelajar SMP membawa motor juga dapat membahayakan diri sendiri. Kendati sudah menerapkan pelarangan dan sosialisasi, tetapi masih ditemukan siswa SMP mengendarai motor. Apa alasannya?

Kapolres Sleman, AKBP Ihsan Amin mengatakan berdasarkan pemantauan dari seluruh Polsek di Sleman masih banyak ditemukan adanya pelajar SMP yang nekat membawa motor. Padahal hal itu merupakan larangan. Mengingat sebagian besar pelajar SMP belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) karena belum cukup umur.

"Terakhir kali kami menindak dan memantau pelajar membawa motor di kecamatan Tempel. Kalau sudah membawa motor dan melanggar siapa yang disalahkan," ungkap Kapolres, Selasa (23/9/2014).

Melakukan penegakan hukum dengan merazia pelajar sudah dilakukannya. Tapi hal itu tidak membuat pelajar jera. Karena itu lagi-lagi butuh dukungan semua pihak terutama orangtua untuk menangani potensi persoalan ini. Disebut potensi persoalan karena banyak pelajar membawa motor yang justri disalahgunakan untuk jalan-jalan.

"Kami sudah mulai melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kerjasama dengan pihak terkait," ujarnya.

Pihaknya tidak memungkiri memang ketiadaan transportasi alternatif menjadi kendala bagi pelajar SMP. Sehingga orangtua lebih memilih membelikan motor untuk anaknya. Meski sebenarnya sangat membahayakan diri sendiri. Pelajar SMP yang membawa motor biasanya dititipkan di rumah parkir berdekatan dengan sekolah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online