Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Chandra, salah satu pedagang korban kebakaran pasar Klitikan sudah mulai berjualan di selasar pasar. (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin)
Harianjogja.com, JOGJA-Pedagang Pasar Klitikan mengaku legowo harus menanggung kerugian dari kebakaran yang terjadi situasi pada Kamis (18/9/2014) tengah malam. Hanya, diharapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dapat memfasilitasi mengenai penundaan pembayaran utang.
Sekretaris Paguyuban Komunikasi Pedagang Pasar Klitikan (Kompak) Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Joko Kristianto mengungkapkan sebenarnya pedagang tidak mempermasalahkan tidak adanya ganti rugi barang dagangan yang ludes akibat musibah kebakaran. Hanya, para pedagang dipusingkan dengan angsuran utang di bank. Sebab, kata dia, hampir sebagian besar pedagang pasar Klitikan memiliki hutang di bank untuk modal berjualan.
Dia berharap Pemerintah Kota Jogja bisa memfasilitasi dengan pihak bank agar angsuran utang bisa ditunda hingga rehabilitasi toko selesai dan pedagang sudah mulai berjualan.
"Karena jika tidak berjualan pedagang tidak bisa membayar hutang," harap Joko.
Pantauan Harianjogja.com, Sabtu (27/9/2014) akhir pekan lalu, hanya terlihat beberapa pedagang yang sudah mulai berjualan di selasar pasar sekitar blok B1. Selasar yang digunakan untuk menggelar barang dagangan pun tidak ada atapnya sehingga jika siang hari praktis pedagang kepanasan sehingga hanya berjualan pada malam hari.
"Saya terpaksa harus berjualan walau pun di tempat terbatas karena tuntutan utang," kata Chandra, salah satu pedagang helm.
Chandra merupakan pedagang yang empat kiosnya ikut terbakar dalam musibah kebakaran pasar Klitikan. Ia memiliki utang yang harus diangsur Rp1 juta per hari ke bank. Untuk mulai jualan ia terpaksa pinjam modal kepada relasinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.
Massive Attack mengaku ditahan dan diinterogasi di Singapura setelah mengibarkan bendera Palestina saat konser. Dua anggota juga dicekal masuk kembali.
5 aplikasi Google seperti YouTube, Chrome, Maps, Gmail, dan Google Home disebut paling banyak menguras baterai HP. Simak cara mengatasinya.
Sebanyak 39 pelajar SMA asal Bantul mulai belajar di Sekolah Rakyat Terpadu Kulon Progo. Seleksi dilakukan melalui asesmen kondisi keluarga.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe juara Washington Open 2026 usai menang di final. Gelar ini menjadi trofi WTA kedelapan Aldila.