Gejala Awal Ebola Varian Bundibugyo, Jangan Terkecoh Mirip Flu Biasa
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Harianjogja.com, SLEMAN - Petugas Reskrim Polsek Mlati menangkap Ponidi alias Ponyol, 38, warga Jetis Sinduadi Mlati, Sleman, Selasa (30/9/2014) malam.
Ponidi mencuri tiga unit ponsel milik anggota DPRD Sleman, Subandi Kusuma di rumahnya RT 04 RW 02 Jetis, Sinduadi.
Kapolsek Mlati, Kompol Sarwendo menjelaskan tersangka Ponidi ditangkap setelah dipancing untuk bertemu. Pencurian terjadi pada Minggu (28/9/2014) dinihari lalu, Ponidi mengambil tiga unit ponsel milik korban yakni dua unit ponsel Blackberry dan satu unit ponsel merk Oppo.
Pencurian berawal saat korban merecharge ponsel tersebut di teras rumah saat dinihari karena tengah ada persiapan acara syukuran sebagai anggota dewan.
Tersangka dengan mudah masuk ke dalam teras karena pintu gerbang rumah dalam keadaan tidak terkunci. Korban baru mengetahui ketiga ponselnya hilang sekitar pukul 06.00 WIB.
"Saat itu korban mengira ponselnya tertinggal di tempat panggung syukuran berjarak sekitar 200 meter dari rumah tapi ternyata tidak ada. Kemudian melapor ke Mapolsek," terangnya saat ditemui, Rabu (1/10/2014).
Setelah mendapatkan laporan pihaknya melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari ketiga unit ponsel tersebut satu diantaranya masih aktif. Kemudian petugas memancing tersangka dan berhasil ditangkap di kawasan Trihanggo, Gamping, Sleman.
"Total kerugian sekitar Rp12,6 juta. Pelaku dan korban masih satu kampung. Kecurigaan bertambah karena setelah HP hilang korban tidak terlihat. Dari tiga ponsel, ngakunya dijual Rp500.000 dan ditukar helm di Wonosobo. Masih satu unit merk Oppo," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, Ponidi merupakan residivis Curanmor yang sudah pernah keluar masuk penjara. Terakhir dia pernah mendekam di LP Wirogunan kurun waktu 2012.
Selain itu Polsek Mlati juga pernah memeriksa Ponidi yang sempat terlibat kasus perkelahian. "Pada tahun 1994 ketika tersangka masih remaja juga pernah mencuri motor milik Camat Minggir," ungkap Sarwendo.
Tersangka Ponidi mengaku terpaksa mencuri ponsel milik tetangganya yang juga anggota dewan tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi. Sehari-hari ia bekerja melipat tas kertas di sebuah home industri kawasan Kota Jogja dengan gaji yang tidak menentu.
"Saya melipat tas kertas gajinya Rp70 per tas, dalam sehari biasanya bisa melipat 200 tas. Terdesak kebutuhan ekonomi, saya menyesal," ujar Ponidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Penjualan EV China turun 7% di Juni 2026, hanya 1,04 juta unit. Konsumen pilih wait and see. AlixPartners prediksi hanya 7 dari 30 produsen yang untung di 2030.
Edukasi literasi digital kepada pemuda Karang Taruna Permadi Margatama di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Kamis (2/7/2026).
Kylian Mbappe dipastikan tidak mengalami cedera serius setelah terinjak saat Prancis mengalahkan Maroko 2-0 di perempat final Piala Dunia 2026. Ia diperkirakan
Motorola kuasai 50% pasar ponsel lipat AS. Luncurkan Razr Fold model buku dengan baterai 6.000mAh dan kamera juara. Bersaing dengan Samsung dan Apple.
Inggris hadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. O’Reilly percaya pengalaman jadi kunci, Haaland siap ancam. Simak prediksi skor dan line-up.