Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 75
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Nakersos) Kabupaten Sleman belum bisa menentukan besar Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2014. Masih dibutuhkan survei sekali lagi untuk menghitung Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai salah satu pertimbangan besarnya UMK.
“Daerah lain ada yang sembilan kali, tapi kami sepakat harus melalui sepuluh kali survei harga pasar. Bulan Oktober ini yang terakhir,” kata Kepala Dinas Nakersos Sleman, Untoro Budiharjo, Rabu (1/10/2014).
Terkait jenis kebutuhan yang disurvei, Untoro mengungkapkan setiap daerah menggunakan aturan seragam. Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.13/2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak, terdapat 60 poin yang perlu disurvei. Pasar Sleman dan Godean menjadi sampel lokasi survei harga pasar.
“Keduanya dipilih karena semua barang yang kita survei ada di situ. Kalau pasar kecil, barangnya belum tentu lengkap,” kata Untoro menjelaskan.
Data yang terkumpul dari sepuluh kali survei harga nantinya akan saling dibandingkan. Selanjutnya, akan digelar sidang dewan pengupahan secara intensif selama dua pekan terakhir pada bulan Oktober. “Paling cepat hasilnya bisa diketahui akhir bulan ini,” ujar Untoro.
Terpisah, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Nakersos Sleman, Sutiasih mengungkapkan survei harga terakhir akan dilakukan pada Selasa (7/10/2014) pekan depan. “Dari survei Januari hingga September, KHL itu naik-turun setiap bulan,” kata Asih.
Ditanya soal kemungkinan pengaruh inflasi, Asih menjawab, inflasi sudah dipertimbangan. “Untuk pertimbangan saja karena ada banyak komponen yang jadi bahan pertimbangan. Inflasi sudah masuk unsur survei harga juga,” katanya menerangkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa