Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Kulonprogo Turun, Ini Sebabnya

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 23 Oktober 2014 01:20 WIB
Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Kulonprogo Turun, Ini Sebabnya

Para nelayan Pantai Baron tengah merapikan jaring setelah melaut

Harianjogja.com, KULONPROGO- Hasil tangkapan ikan nelayan di sepanjang pantai Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menurun karena mereka jarang melaut.

Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Tangkap Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Diskepenak) Kulonprogo Prabowo Sugondo mengatakan penurunan hasil tangkapan laut juga disebabkan karena sebagian nelayan beralih profesi menjadi pembudi daya udang.

"Mayoritas, nelayan Kulonprogo beralih ke budi daya udang tambak dibandingkan melaut," katanya, Selasa (21/10/2014).

Selain itu, Prabowo mengatakan gelombang laut dan angin yang sulit diprediksikan menyebabkan nelayan enggan melaut.

Bahkan, menurut dia, kawasan pantai selatan masih terdapat pantai yang curam akibat abrasi.

"Hal itu menyebabkan nelayan mengalami kesulitan mendorong perahu. Akibatnya nelayan beralih profesi," kata dia.

Pada saat seperti ini, kata Prabowo, Diskepenak berusaha melatih nelayan untuk diverifikasi penangkapan dengan harapan nelayan bisa menggunakan alat selain jaring insang, misalnya pancing senggol, pintur.

"Nelayan Kulonprogo mayoritas menggunakan jaring insang, sehingga pada saat musim dengan jenis ikan yang lain jarang melaut karena keterbatasan alat tangkap. Diversifikasi tersebut kami berharap nelayan bisa menangkap ikan pari, dan keong laut," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis