JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Sofyan Setyo Darmawan saat pengambilan sumpah jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Sleman periode 2014-2019 di Gedung DPRD Sleman, Rabu (22/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N)
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Sri Purnomo, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman segera menyelesaikan pembentukan alat kelengkapan (alkap) Dewan.
“Kinerja Dewan akan lebih terlihat progresnya jika alkap sudah terbentuk,” ucap Sri Purnomo dalam rapat paripurna istimewa dengan agenda pelantikan susulan pimpinan Dewan di Gedung DPRD Sleman, Rabu (22/10/2014).
“Pelantikan ini jadi momen yang ditunggu-tunggu untuk lebih mempercepat pembentukan alkap Dewan. Saya berharap alkap segera ditetapkan sehingga fungsi ideal DPRD bisa dijalankan,” ungkap Sri Purnomo kemudian.
Menurut Sri Purnomo, keberadaan pimpinan dan anggota DPRD periode 2014-2019 hendaknya mampu mendukung pemerintah meningkatkan partisipasi masyarakat dan swasta melalui program kemitraan.
“Terkait ini, ada dua hal yang sangat ditunggu, yaitu penetapan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2014 dan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015,” paparnya.
Masalah anggaran dianggap sangat krusial dan mendesak ditetapkan sebelum akhir tahun. “Terlebih, penetapan APBD 2015 tidak boleh lebih dari 5 Desember 2015 agar tidak terkena pinalti dari pemerintah pusat,” kata Sri Purnomo.
Sri Purnomo pun mengingatkan agar kinerja DPRD Sleman lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. “Mengingat anggota DPRD dipilih dari partai yang juga memerjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Sri Purnomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ISI Jogja membuka jalur Mandiri 2026 dengan kuota 552 mahasiswa. Kuota penerimaan masih berpeluang bertambah dari sisa SNBT.
Airlangga memastikan ekspor lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia berlaku untuk semua negara tanpa pengecualian.
Tak lolos SNBT 2026? Ini daftar 10 PTS terbaik di Jogja berakreditasi Unggul yang bisa jadi pilihan calon mahasiswa baru.
BGN mengungkap lima kasus penipuan jual-beli titik SPPG Program MBG. Kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi berupa diskon tiket transportasi, pajak ringan untuk penulis, hingga program magang nasional.