PILKADA BANTUL : Menang di Penjaringan PDIP, Suharsono Bantah Beli Suara PAC

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jum'at, 24 Oktober 2014 04:20 WIB
PILKADA BANTUL : Menang di Penjaringan PDIP, Suharsono Bantah Beli Suara PAC

Harianjogja.com, BANTUL- Suharsono menyatakan berterimakasih kepada 14 Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang telahhttp://www.harianjogja.com/baca/2014/10/22/pilkada-bantul-nama-suharsono-moncer-dukungan-incumbent-meredup-546282" target="_blank"> mendukungnya untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul.

Anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ini membantah telah membeli suara pengurus PAC agar dirinya lolos penjaringan PDIP.

“Itu enggak benar [membeli suara], justru saya enggak suka kalau pakai uang. Saya menentang politik uang,” ungkap Suharsono, Rabu (22/10/2014).

Keputusan PAC memilih dirinya, menurut Suharsono, karena lembaga itu menyerap aspirasi masyarakat yang mempercayai dirinya maju sebagai cabup pada Pilkada 2015.

Saat ini ia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi fit and proper test yang akan dilakukan oleh DPD PDIP DIY serta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai.

“Saya harus siapkan diri dulu untuk menghadapi fit and proper test, saya tidak tahu apa nanti yang akan ditanyakan ke saya. Kalau memang saya terpilih berarti memang sudah nasib saya. Kalau pun tidak terpilih tidak apa-apa,” paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis