Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi air PDAM (JIBI/Solopos.com/Dok.)
Harianjogja.com, JOGJA-Selama musim kemarau panjang, volume air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Marta Jogja mengalami penurunan. Kendati demikian, dropping air tidak dilakukan.
Kepala Bagian Umum PDAM Tirta Marta Jogja Majiyo mengatakan volume air PDAM mampu memproduksi sebanyak 550 liter air per detik. Selama kemarau volume air turun antara 10-15% per detik.
Meski begitu, sampai saat ini kebutuhan air pelanggan masih mencukupi. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya bantuan air bagi pelanggan.
“Kalau tahun lalu kami sempai dropping air bagi pelanggan. Tapi, untuk musim kemarau tahun ini, belum ada satupun permintaan dropping air dari warga. Kami himbau, jika ada warga yang ingin dropping air dari PDAM silakan melaporkan kepada kami,” ajaknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Kemenag Kulonprogo menggelar Bimtek EMIS GTK untuk mengawal transisi sistem dan memastikan pencairan Tunjangan Profesi Guru tetap aman.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
IHSG diperkirakan menguat didorong rilis PDB kuartal II/2026. Simak rekomendasi saham TINS, BRMS, MEDC, dan TMPO dari BRI Danareksa.
KPK menyebut dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina 2018–2023 menyebabkan kerugian negara Rp322,18 miliar berdasarkan audit BPK.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.