Satu Keluarga Diduga Keracuan Mendoan

Selasa, 04 November 2014 20:40 WIB
Satu Keluarga Diduga Keracuan Mendoan

Harianjogja.com, KULONPROGO – Satu keluarga asal Dusun Tirto, Desa Hargotirto Kecamatan Kokap diduga keracunan tempe mendoan.

Tiga korban diantaranya masih kritis dan mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Daerah Wates, Selasa (4/11/2014).

Keempat korban tersebut adalah Rubini, 36, Septini, 12, Vita Sari, 8, dan Novi Astuti, 6. Menurut keterangan Paryanti, 44, tetangga korban Senin (3/11/2014) sore satu keluarga tersebut mengolah tempe menjadi mendoan sebagai lauk.

Menurut dia, olahan tepung terigu yang digunakan korban diberikan tetangga lain yang ternyata merupakan tepung terigu yang sudah lama.

“Tapi tepungnya sebelum diberikan [Rubini] sudah diayak dan dijemur. Kalau tempe yang digunakan dibeli sendiri,” papar Paryanti kepada wartawan.

Hal itu juga ditegaskan Ranti, 27, anak tertua korban. Dia mengatakan, ibu dan ketiga adiknya pada Senin sore memang mengonsumsi tempe mendoan tersebut. Usai menyantap tempe tersebut, sang ibu datang berkunjung di rumah tetangga yang memberikan tepung tersebut.

“Habis magrib itu ibu pulang karena merasa pusing, lalu di rumah langsung merasa mual dan muntah-muntah. Akhirnya sama tetangga lainnya dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 22.00 WIB,” ungkap Ranti.

Sementara itu, Direktur RSUD Wates Lies Indriyati menjelaskan, pasien tersebut datang dengan kondisi lemas. Dia mengatakan, perkiraan saat ini diduga keracunan setelah mengonsumsi tempe goreng tepung. Saat dilakukan perawatan darurat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), tiga pasien harus dirawat intensif di ICU.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online