Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Harianjogja.com, SLEMAN—Aset koperasi di Kabupaten Sleman terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Hingga saat ini, total aset dari 627 koperasi yang ada bahkan sudah mencapai Rp1,58 miliar.
“Kenaikan aset tersebut seiring dengan terus bertambahnya jumlah anggota koperasi. Semakin banyak anggota, tentu semakin banyak besar asetnya,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Sleman, Teguh Budiyanta, di sela-sela Pameran Hari Koperasi ke-67 di halaman kantor Disperindagkop Sleman, Selasa (4/11/2014).
Teguh mengungkapkan, saat ini anggota koperasi di Sleman telah mencapai 275.198 orang. Angka tersebut lebih tinggi dibanding 2013 lalu, yaitu 263.874 orang dengan total aset Rp945,6 juta. “Wajar apabila aset tahun ini lebih tinggi karena pertambahan anggotanya juga cukup banyak,” kata dia melanjutkan.
Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, koperasi diharapkan berperan nyata dalam mengembangkan dan memberdayakan tata ekonomi daerah berdasar asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
“Segala kegiatan koperasi harus dikelola secara profesional,” ucapnya saat membacakan sambutan Gubernur DIY pada upacara Hari Koperasi di Lapangan Pemkab Sleman, Selasa.
Menurut Sri Purnomo, profesionalitas pengurus dan anggota koperasi bisa ditunjukkan dari kemampuan dan tanggungjawab yang menjamin nilai tambah optimal bagi koperasi. Anggota juga diharapkan mematuhi hukum ekonomi dan koperasi.
“Anggota hendaknya dapat bersatu, bekerjasama, dan saling menolong untuk memperkuat usaha melalui koperasi,” ujarnya.
Sri Purnomo juga menegaskan, setiap anggota memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam melakukan transaksi dan mendapatkan manfaat ekonomi dengan berkoperasi.
“Semua anggota koperasi harus sepakat bersama-sama menggunakan jasa koperasi untuk memenuhi kebutuhannya dan mempromosikan koperasi agar menjadi kuat, sehat, dan mandiri,” katanya memaparkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.