Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Puluhan mahasiswa jurusan Pendidikan Sejarah IKIP PGRI Wates menggelar aksi damai di halaman kampus dan seputar Kota Wates untuk memperingati Hari Pahlawan, Senin (10/11/2014).
Aksi damai yang dilakukan dengan orasi, pembacaan puisi, membawa poster dan membagikan bunga ini sebagai bentuk mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan sekaligus tanda kerinduan akan hadirnya pahlawan masa kini yang pro rakyat.
Dosen IKIP PGRI Wates Wahyu Purwadi mengatakan aksi ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang dengan ikhlas menyumbangkan jiwa dan raga untuk negara.
Dinilainya, implementasi makna pahlawan saat ini adalah orang-orang yang berani menolak korupsi dan berkata jujur. “Sejauh ini sulit sekali kita temukan para pahlawan seperti ini dalam pemerintahan kita,” ujarnya.
Ia menjabarkan, pahwlawan yang menolak korupsi dan berkata jujur adalah pahlawan yang pro rakyat dan segala kebijakan yang diambil haruslah berujung pada kesejahteraan masyarakat.
Disinggung soal isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Wahyu mengungkapkan, hal itu tidak masalah selama kenaikannya tidak sewenang-wenang dan bermuara pada kebaikan rakyat.
Nugraha, 28, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP PGRI Wates menuturkan pembagian bunga sebagai tanda duka karena masih banyak pahlawan atau veteran yang nasibnya terabaikan.
“Melalui pembagian bunga kepada masyarakat kami berharap dapat menggugah ingatan mereka kepada para pahlawan yang telah banyak berjasa,” ungkapnya.
Endah Tri Susanti, 20, mahasiswi jurusan Pendidikan Sejarah menjabarkan pahlawan masa kini tidak lagi berjuang secara fisik, melainkan melalui kebijakan yang menyejahterakan rakyat.
Soal kenaikan harga BBM, Endah mengaku tidak masalah selama pengurangan subsidi yang diterapkan untuk kebaikan rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.