Angin Kencang di Prambanan, Seorang Warga Tewas Tertimpa Gazebo

Sunartono
Sunartono Selasa, 18 November 2014 07:20 WIB
Angin Kencang di Prambanan, Seorang Warga Tewas Tertimpa Gazebo

Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras dan angin kencang di Prambanan, Sleman, mengakibatkan satu orang tewas, Senin (17/11/2014). Harjo Sentono, 75, meninggal karena tertimpa gazebo yang roboh di Potrojayan, Madurejo, Prambanan.

Kapolsek Prambanan Kompol Khundori menjelaskan korban meninggal dunia pada Senin (17/11/2014) malam setelah sempat kritis beberapa jam. Korban sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Panti Rini Kalasan.

Ia menjelaskan peristiwa itu berawal saat hujan deras mengguyur kawasan Prambanan. Hujan juga disertai dengan angin kencang. Ketika itu warga melihat Harjo yang mengayuh sepeda berteduh di gazebo yang terbuat dari kayu sonokeling.

Gazebo tersebut milik warga Condongcatur, Depok, Sleman yang akan dijual. Bangunan tersebut sebenarnya cukup kuat dan tidak diperkirakan akan roboh.

Kendati demikian selang beberapa menit setelah berteduh, warga melihat gasebo tiba-tiba runtuh yang menimpa korban. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian akhirnya memberikan pertolongan.

Beberapa di antara mereka memberitahukan peristiwa itu ke Mapolsek Prambanan.

“Kebetulan anginnya cukup kencang,” imbuhnya.

Menurut Kapolsek Prambanan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panti Rini oleh warga bersama sejumlah karyawan SPBU Boko Madurejo Prambanan yang kebetulan berdekatan dengan lokasi robohnya gazebo. Saat dibawa ke rumah sakit, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Karyawan SPBU Boko Madurejo lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada Ngatinah, yang merupakan istri korban,” imbuh Kompol Khudori.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online