Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Kondisi galeri perak di Desa Pampang pasca pencurian. Guna memperlancar proses penyelidikan, polisi memasang garis pembatas polisi. Selasa (2/12/2014). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Galeri perak di Dusun Pampang, Desa Pampang, Paliyan jadi sasaran pencurian, Selasa (2/12/2014) dini hari. Pencuri masuk melalui jendela di bagian belakang bangunan. Akibatnya, sebuah televisi, layar monitor serta seluruh koleksi perhiasan perak dan tembaga milik 16 perajin raib dibawa kabur.
Kejadian pencurian pertama kali diketahui oleh penjaga yang juga merangkap sebagai pemilik galeri, Suratman, Warga RT 11/RW 03, Dusun Pampang. Awalnya, kemarin pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Suratman berencana mengambil dompet miliknya yang tertinggal di galeri.
Namun, saat memasuki ruangan, dia melihat beberapa kejanggalan. Jendela di ruang belakang terbuka, sementara di bagian lantai banyak diketemukan jejak kaki-kaki penuh dengan tanah.
“Ketika masuk, saya langsung curiga dan langsung memeriksa ke seluruh ruangan. Ternyata sebuah TV layar datar, monitor dan seluruh koleksi galeri telah raib dicuri,” kata Ratman, saat ditemui di area galeri, Selasa (2/12/2014).
Dia mengaku tidak tahu pasti kapan kejadian pencurian tersebut. Hanya, dia bisa memastikan jika pencuri masuk melalui jendela di bagian belakang galeri. Bukti lainnya, sejumlah petani menemukan ceceran perhiasan di lahan pertanian yang berada tak jauh dari galeri.
“Saya belum tahu jumlahnya berapa? Mungkin kerugiannya mencapai Rp20juta-25 juta rupiah. Yang jelas seluruh koleksi tembaga dan perak milik 16 perajin raib dibawa kabur,” aku dia.
Ratman mengaku sudah melaporkan kejadian pencurian itu ke polisi. Petugas dari Polsek Paliyan juga sudah melakukan proses identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara.
“Sesaat setelah mengetahui galeri dibobol, saya langsung menghubungi polisi. Semuanya saya serahkan ke pihak yang berwajib, agar kasus itu bisa diungkap hingga tuntas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Reskrim Polsek Paliyan, Aiptu Suyono mengatakan, pihaknya masih melakukan proses indentifikasi terhadap pencurian itu. Hasil penyelidikan awal diperkirakan kerugian akibat pencurian mencapai puluhan juta rupiah.
“Kami sudah meminta keterangan dari pemilik galeri dan beberapa saksi di sekitar lokasi. Kalau ditotal nilai barang-barang yang hilang mencapar Rp20 juta,” sebut dia.
Suyono juga belum berani memastikan berapa jumlah pencuri yang menyatroni galeri mili warga Pampang itu. Sebab, saat ini masih dalam proses pengembangan lebih lanjut.
“Belum ada titik terang, sehingga kami belum bisa menetapkan tersangka. Sementara, kami masih mendalami kronologis pencurian dari keterangan sejumlah saksi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.