IMLEK 2556 : Pekan Budaya Tionghoa Ingin Gantikan Jogja Carnival

Minggu, 07 Desember 2014 03:42 WIB
IMLEK 2556 : Pekan Budaya Tionghoa Ingin Gantikan Jogja Carnival

Deretan lampion menghiasi penggal Jalan Malioboro tepatnya di depan Malioboro Mall, Yogyakarta, Jumat (07/02/2014). Pemasangan lampu lampion khas itu merupakan bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek dan perayaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2014 yang akan akan berlangsung di kampung Ketandan pada 10-14 Februari 2014. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Harianjogja.com, JOGJA—Perayaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta yang akan digelar pada 1-5 Maret mendatang dirancang selayaknya Jogja Carnival. Bahkan acara tahunan untuk memperingati Tahun Baru penanggalan Tiongkok itu diusulkan bisa menggantikan Jogja Carnival.

“Gagasannya ingin menggantikan momen Jogja Carnival,” ujar Humas Publikasi PBTY X Han Poerwanto, baru-baru ini.

Dengan begitu, titik akhir dari dragon festival tak lagi di Titik Nol Kilometer Jogja, namun di Alun- alun Utara. Namun dalam beberapa kali rapat, dragon festival tetap disetujui dengan rute dari Hotel Garuda dan berakhir di Titik Nol.

Belajar dari Jogja Carnival, karnaval yang digelar dibatasi waktu mengingat terjadi penumpukan arus lalu lintas di jalan-jalan penyangga, Alun-alun, bahkan jalanan padat sampai seputaran Alun-alun Selatan, pojok beteng dan sebagainya.

“Kalau saya lebih sreg di Alun-alun Utara untuk memudahkan menampung luapan parkir penonton. Karena selama ini yang paling sulit menyediakan kantong parkir,” terangnya.

Hanya, dragon festival tak lagi ditaruh di acara penutup PBTY, melainkan ditempatkan pada acara pembuka PBTY. Tentunya dengan harapan agar semakin banyak yang menontonnya, karena tanggal 1 Maret adalah Hari Minggu.

Adapun untuk kegiatan PBTY seperti ekspo, lomba bahasa mandarin, karaoke sedianya tak hanya dipusatkan di dalam Kampung Ketandan, tapi meluas sampai di jalan- jalan arteri seperti Suryatmajan. Selain mendekatkan pengunjung dengan tempat parkir, diharapkan dapat menampung lebih banyak peserta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online