KENAIKAN HARGA BBM : Warga Pilih Indekos dan Naik Sepeda Motor, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Turun

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jum'at, 12 Desember 2014 20:20 WIB
 KENAIKAN HARGA BBM : Warga Pilih Indekos dan Naik Sepeda Motor, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Turun

Kondisi Terminal Dhaksinarga yang sepi penumpang, Kamis (11/12/2014). Sejak harga BBM naik, jumlah penumpang bus turun.(Harian Jogja/David Kurniawan)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Sejak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), jumlah penumpang bus jurusan Jogja-Wonosari menurun.

Salah seorang sopir Sunardi mengatakan, kenaikan harga BBM membuat tarif bus ikut naik Rp2.000. Sebelumnya, penumpang cukup membayar Rp8.000, sedangkan saat ini penumpang harus membayar Rp10.000.

“Sehari jumlah penumpang tidak pasti. Kadang bisa sampai 25 orang. Tapi, tak jarang juga hanya enam atau tujuh penumpang,” ujar dia di Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari, Kamis (11/12/2014).

Sunardi mengatakan, sebelum kenaikan harga BBM, setiap hari ia bisa mengangkut penumpang hingga 30 orang. Tak hanya itu, jumlah pelanggan bus juga menurun.

“Sebelum kenaikan harga BBM, biasanya mereka berangkat dan pulang kerja naik bus. Sekarang, mereka pilih indekos. Jadi penumpang kami berkurang,” ungkap dia.

Hal senada diungkapkan Purwanto. Menurutnya, penurunan jumlah penumpang kadang membuat sopir  tombok. Sopir bisa tombok Rp100.000 jika uang yang dihasilkan kurang.  Satu bus memiliki jatah tiga kali pulang-pergi Jogja-Wonosari.

“Tapi, bisa saja kami hanya berangkat dua rit [dua kali PP]. Tergantung situasi. Misalnya, saat sepi penumpang,” ungkap dia.

Jika penumpang sepi, lanjut dia, sopir kadang memilih untuk tidak menggunakan jatah penuh. Mereka berhitung dengan bahan bakar yang harus digunakan. Satu rit, rata-rata bus menghabiskan bahan bakar 30 liter solar.

Mendekati Natal, sopir pesimistis jumlah penumpang akan melonjak. Dipastikan jumlah penumpang akan seperti hari-hari biasa.

Ia mengatakan, saat ini warga lebih senang menggunakan sepeda motor untuk bepergian daripada kendaraan umum.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online